TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Terkait isu dugaan  terjadinya pungutan liar (pungli) terhadap dana ATK dan operasional yang dilakukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) kepada panitia pemungutan suara (PPS) di kecamatan Manyak Payed sampai saat ini belum diketahui kebenarannya. 


Foto : Ilustrasi
Namun hal ini ditanggapi serius oleh Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI)  Aceh Tamiang. 
Ditemui di kantor AWDI DPC ACEH TAMIANG Kamis (16/08), wakil ketua AWDI, Ery Affandi menyampaikan ini semua menjadi tugas kita bersama untuk dapat mengungkap kebenaran dari informasi yang ada. 

"Oleh sebab itu, saya sudah bentuk tim untuk menelusuri perihal ini sesuai dengan arahan ketua. Sehingga dari data dan fakta yang kita dapat nantinya bisa menjadi acuan bagi pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan sehingga bisa terungkap kebenaran dari isu yang beredarberedar", ujarnya. 

Saat ditanya terkait pembetukan tim dan tupoksi tim yang dibentuk AWDI. Ery menjelaskan saat ini tim sudah terbentuk dan sudah bekerja bahkan tim yang bekerja di lapangan juga sudah menyerahkan beberapa data dan bukti dilapangan ke kita. Misalnya saja bukti surat tanda terima, pernyataan PPS berapa jumlah uang ATK dan Operasional yang diterima dan hasil konfirmasi kita ke sekretariat PPK. Tapi saya mohon maaf saya belum mengantongi izin untuk membuka ini ke publik, yang pasti semua data sudah ada sama kita, apabila ini sudah lengkap, kita akan serahkan semuanya ke pihak hukum melalui pengacara AWDI agar bisa segera dilakukan penyelidikan ditemukan kebenarannya.

Ery Arfandi berharap semuanya bersabar dan tunggu saja kabar selanjutnya, kita juga belum tahu apakah cuma adanya pemotongan dana ATK dan operasional saja atau adanya dugaan intimidasi terkait permasalahan ini dari PPK kepada PPS. Kita akan terus memberikan informasi terkait perkembangan masalah ini kepada publik agar publik tidak bertanya - tanya dan menduga-duga", tutupnya.  

Sampai berita ini ditayangkan ketua PPK Kecamatan Manyak Payed yang coba dikonfirmasi via telepon seluler belum memberikan tanggapan. [] TN-W014

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.