TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Pengurus Forum Corporate Social Responbility (CSR) Kabupaten Aceh Tamiang yang terdiri dari Said Zainal, SH, Sugiono, SH, Said Mahdi,SP Hafrizal Roji, M.Nasir, Izuddin Idris, Zulfadli, Syahril El Nasir, Azhar, Hanafiah, Dedek, Parmin, Hendra Vramenia dan Fadlon, SH serta pengurus CSR lainnya menemui Bupati Aceh Tamiang H Mursil,SH. MKn di Pendopo Bupati Jum'at (10/8).



Dalam pertemuan itu Bupati Mursil didampingi Wakilnya HT Insyafuddin, ST, Assisten  1 Mix Donal, Assisten II Rianto Waris, Ka Ispektorat Drs.Asra, dan Safaruddin, KS, di ruang tamu Pendopo Bupati Aceh Tamiang. Jum'at (10/8).

Dalam pertemuan pagi itu di ruang tamu Pendopo Bupati, terlihat suasana pertemuan berlangsung santai serta saling berdialog, pembicaraan saling balas antara pengurus Forum dan Bupati, Wakil Bupati.

Dialog diawali oleh Said Zainal Ketua Forum CSR (Corporate Social Responbility) menyampaikan tentang perjalanan Forum CSR yang sudah ada sejak SK tahun 2015, namun harus kami akui sampai sekarang belum nampak kerja nyata dibidang CSR, hal tersebut karena masih lemahnya komitmen perusahaan dalam berpartisipasi dalam kegiatan CSR.  

Pada kesempatan itu Said Zainal menyerahkan draff struktur kepengurusan Forum CSR terbaru ke Bupati, menginggat Ketua lama Jufri Eshel selaku mantan Humas PT. Pertamina sudah pensiun dari pekerjaannya, Waled sapaan akrab Sayed Zainal menyampaikan tentang kebutuhan Sekretariatan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua I Forum CSR, Sugiono, SH menurut Iik panggilan Sugiono, bahwa Penting dilakukan Review & Evaluasi terhadap keberadaan Forum CSR Aceh Tamiang (FCSR) yang sudah berusia 2,5 tahun, kita tahu dimana letak kelemahannya dan tahu memulai memperbaikinya dari mana. 

Persamaan perspektif internal FCSR juga menjadi sangat penting untuk disegerakan, hal itu dapat dilakukan dengan cara Study Banding ke Daerah daerah baik dalam pelaksanaan CSR, atau kita menghadirkan ahli bidang CSR untuk membekali kita tentang ilmu & pemahaman tentang CSR, agar persoalan yang belum sama perspektif kita, dapat segera tuntas, imbuh Sugiono, SH.

Sementara itu Izuddin Idris, dalam dialog itu menyampaikan pentingnya Qanun tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Lingkungan atau CSR dapat dibuat Regulasi turunannya yang lebih operasional, agar segala sesuatu yang tidak diatur dalam Qanun dapat diatur dalam Perbup dan diturunannya sehingga FCSR dapat mengoptimalkan peran & fungsinya dengan adanya payung hukum yang mendukung.

Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, SH, pada kesempatan itu menyampaikan Pengalaman CSR sewaktu dirinya melakukan study banding ke Jawa Barat, dimana pengelolaan CSR disana sangat baik dan bisa diadopsi, yang mana CSR perusahaan disana mendukung program PEMDA, ada sinergitas yang kuat dalam pelaksanaan CSR antara perusahaan dengan Pemerintah. Kami selaku DPRK Aceh Tamiang berkomitmen dan akan mendukung sepenuhnya FCSR  Aceh Tamiang, demikian juga dengan pengalaman Study Banding CSR di Jawa Barat yang dibenarkan oleh Azhar Bappeda sebagai fungsi Sekretariatan FCSR.

Bupati Aceh Tamiang H. Murshil, SH, MK.n, dalam tanggapannya menyampaikan sangat senang dengan hadirnya para pengurus FCSR, terkait dengan SK pengurus Forum dan adanya Sekretariatan FCSR, Bupati meminta Asisten 1 dan Ass II untuk dapat mempercepat prosesnya penyelesaiannya. 

Tentang upaya agar adanya persamaan persepsi antara Pemda, FCSR & Perusahaan harus disegerakan dengan memilih media dan cara yang cocok untuk semua dapat merasa enjoy, Sinergitas ini harus dibangun untuk kepentingan percepatan pembangunan Daerah Aceh Tamiang adalah milik kita bersama.

Untuk itu mari sama-sama kita bawa Aceh Tamiang ke arah pembangunan yang lebih baik dan nyata, Mohon kiranya jangan beranggapan bahwa Aceh Tamiang ini hanya menjadi tugas, tanggungjawab Bupati, Wakil Bupati saja. 

Disisi akhir pertemuan itu, Bupati menyampaikan bahwa pertemuan - pertemuan seperti ini dapat kita dilakukan sesering mungkin, karena sumbang saran, pemikiran dan kritikan dari kawan - kawan elemen sipil menjadi bagian dari percepatan pembangunan Aceh Tamiang kedepan, sebut Mursil. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.