TamiangNews.com, KUALA SIMPANG -- Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn beserta Wakil Bupati H. T Insyafuddin, ST menerima kujungan dari forum Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Silahturahim dalam rangka audiensi bersama jajaran pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang mengenai menyamakan Persepsi, sinergi program pemerintah daerah dengan CSR, di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Jumat (10/8).



Tampak Ketua DPRK Atam Sekaligus Dewan Pembina CSR, Fadlon, SH, Asisten I Perekonomian Pembangunan Drs Rudiyanto, Ketua Forum CSR Kabupaten Aceh Tamiang Sayed Zainal M, SH,  Sekretariat Forum CSR,  Azhar beserta Para Wakil dan Anggota CSR. 

Ketua Forum CSR Aceh Tamiang Sayed Zainal, M, SH  mengatakan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. 

Contoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

Perusahaan yang melaksanakan Corporate Social Responsibility umumnya akan meringankan beban pemerintah sebagai regulator yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap kesejahteraan lingkungan dan masyarakat, Program CSR merupakan investasi bagi perusahaan demi pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability) perusahaan dan bukan lagi dilihat sebagai sarana biaya (cost centre) melainkan sebagai sarana meraih keuntungan (profit centre). Program CSR merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Penerapan program CSR merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Coporate Governance). Diperlukan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) agar perilaku pelaku bisnis mempunyai arahan yang bisa dirujuk dengan mengatur hubungan seluruh kepentingan pemangku kepentingan (stakeholders) yang dapat dipenuhi secara proporsional, mencegah kesalahan-kesalahan signifikan dalam strategi korporasi dan memastikan kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki dengan segera.

Sementara itu Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn  menyambut baik kedatangan dari forum CSR yang ingin mempersamakan Perspsi, bersinergi dengan program pemerintah dalam melayani masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang ke depan, jelas dalam hal ini Pemerintah Daerah memerlukan dukungan dan kepedulian dunia usaha dan masyarakat pada umumnya dalam mengatasi masalah dan kebutuhan masyarakat yang selama ini belum tepat sasaran sehingga menjadi lebih tepat lagi.

"Forum CSR ini memang sangat kita harapkan perannya, untuk membangun bersama sama Kabupaten Aceh Tamiang ke depan, jadi tingkat kepedulian perusahaan di Kabupaten Aceh Tamiang  ini bisa lebih meningkat lagi, yang selama ini belum tepat sasaran, mudah mudahan kedepan bisa lebih tepat sasaran, mari kita samakan persepsi antara pemerintah, perusahaan juga forum CSR ini, mudah mudahan dalam pertemuan  pemerintah dengan Forum CSR ini, kita dapatkan hasil yang maksimal, Tamiang ini bisa maju, bisa bersinergi", ujarnya.

Namun, yang menjadi persoalan adalah upaya yang sudah dilakukan oleh suatu perusahaan menjadi tumpang tindih dengan program pemerintah daerah  atau bisa juga hanya terfokus pada masalah tertentu saja. Dalam kaitan ini, Pemerintah Daerah dan dunia usaha bekerjasama dengan LSM,Insan Pers, seyogyanya melakukan upaya bersama dalam mengatasi masalah dan kebutuhan sosial tersebut, apalagi sampai hari ini masih banyak perusahaan yang berjalan sendiri tanpa diketahui pemerintah dan Forum CSR. [] TN-W 008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.