TamiangNews.com, LANGSA -- Tempat Pendidikan Anak Usia Dina (PAUD) di Gampong Kapa Kecamatan Langsa Timur Pemerintah Kota Langsa, yang sudah beroperasi selama dua tahun namun belum memiliki izin dari Dinas Pendidikan, Ironisnya PAUD tersebut setiap tahun selama dana desa dikucurkan oleh Pemerintah selalu kecipratan dana segar, Senin (6/8).


Sumber TamiangNews yang layak dipercaya menyebutkan, bahwa di Gampong mereka sudah ada Yayasan Pendidikan Anak Usia Dini, mengapa harus dipaksakan untuk mendirikan PAUD Gampong yang lain, sehingga timbul tanda tanya warga. PAUD yang didirikan oleh Geuchik yang di kelola oleh istrinya. Ironisnya izin pendirian PAUD tersebut tidak ada, namun tetap dipaksakan keberadaannya dengan memberikan subsidi oleh Gampong. 

Untuk mengklarifikasi hal itu awak media melakukan kroscek ke Gampong Kapa mengkonfirmasi pemilik PAUD, menurut pemiliknya membenarkan, bahwa puadnya belum nemiliki izin dari Dinas Pendidikan Pemko Langsa, walaupun belum memiliki izin proses belajar tetap berjalan, sebut Rosdiana Istri Geuchik Gampong Kapa, Senin (6/8).


Diakui Rosdiana, Bangunan dan Tanah yang di gunakan untuk belajar di beli dengan Dana Desa, jumlah anak didik yang belajar di sini  ada 24 murid sedangkan untuk guru pengajar ada enam orang, untuk pembiayaan PAUD tersebut di ambil dari dana desa setiap tahunnya,  tutur Rosdiana selaku Kepala PAUD.

Ditempat terpisah media ini menemui Kabid Pembinaan  PAUD dan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Langsa Zulkifli, SE, dirinya mengatakan, bilamana ada PAUD dan TK yang tidak mengantongi izin,  kami dari pihak Pendidikan Kota Langsa tidak bertanggung jawab  bilamana ada kejadian di kemudian hari, karena PAUD yang tidak ada izin itu sudah menyalahi aturan ( ilegal ), tegas Kabid Pembinaan PAUD dan Nonformal di kantornya. 

Salah seorang warga Gampong Kapa meminta kepada intansi terkait dan penagak hukum untuk segera mengambil sikap tegas supaya paud di Gampongnya segera di periksa, di karenakan anggaran Desa yang di glontorkan setiap tahunnya untuk paud tersebut, ternyata tidak memili izin, pungkas warga yang tidak mau namanya dicantumkan di media ini dengan nada kesal. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.