TamiangNews.com, SUBULUSSALAM -- Seorang siswa tingkat MTs peserta kontingen Porseni XVI dan Expo V Madrasah utusan Kab. Bener Meriah dikabarkan tewas di air terjun, Desa Penuntungan SKPC, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam, Kamis (12/7).

Foto : air terjun di Desa Penuntungan, Kec. Penanggalan, Subulussalam 
Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda melalui Kapolsek Penanggalan, Iptu Arifin dikonfirmasi, Kamis (12/7) mengatakan, musibah terjadi sekira pukul 11.45 WIB. 

Korban, Riski Saradiwa (14), pelajar pesantren, utusan Kab. Bener Meriah. Dua saksi di sana, M Farhan (14) pelajar juga utusan Kab. Bener Meriah dan M Sahril (47) guru pendamping, warga Kab. Bener Meriah.


Kronologis kejadian berawal sekira pukul 11.00 WIB, kontingen Porseni Kab. Bener Meriah bersama penanggung jawab, guru berangkat ke air terjun tersebut untuk berekreasi (mandi-mandi).


Sekira pukul 11.30 WIB, korban Riski Saradiwa tiba-tiba tenggelam dan minta tolong. Sejumlah teman dan guru pendamping berusaha menolong. 15 menit kemudian, tim PSC dan sejumlah personel Polsek Penanggalan melakukan evakuasi korban ke RSUD Kota Subulussalam. Namun sekira pukul 12.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Kota Subulussalam. Pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus di sana.


Menyusul kejadian itu, Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti menjenguk korban ke RSUD. Sementara seorang teman korban tampak mendapat perawatan di sana.


Kepala Kemenag Bener Meriah, Saidi didampingi kepala kontingen unsur Kemenag Bener Meriah, Azhari Ramadhan di RSUD Kota Subulussalam mengatakan, sebelum kejadian bersama guru pendamping ingin rekreasi dan mandi-mandi dan meminta izin. "Saya juga nggak tau di mana lokasi kejadian", tandas Saidi menyampaikan duka mendalam atas musibah itu. [] L2


Berita ini sebelumnya telah ditayangkan di media online Lentera24.com dengan judul "Siswa Peserta Porseni di Subulussalam Tewas Tenggelam

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.