TamiangNews.com, LANGSA -- Sedikitnya 200-an Buruh Harian Lepas (BHL), Koperasi Karyawan PTP Nusantara I Langsa, mendatangi Kantor Koperasi itu, guna mempertanyakan Gaji/Hak mereka yang sudah 3 bulan belum dibayar, Senin (23/7).



Untuk mengklarifikasi hal tersebut awak media melakukan konfirmasi dengan Bendahara Kopkar Mon Madu, Syaifullah SE di ruang kerjanya. 

Menurut Syaifullah hingga saat ini Pihak PTP Nusantara I memang belum melakukan pembayaran biaya Perawatan dan Pemeliharaan kepada pihak Koperasi, sehingga hak hak para buruh BHL belum bisa diselesaikan.

"Kita harapkan para buruh bisa bersabar, kami lagi mengusahakan agar sesegera mungkin untuk dilunasi", ujar Saifullah.

Sementara, Humas PTP Nusantara I, Yantri Bakti Putra SE, kepada Awak media menjelaskan, bahwa terlambatnya pembayaran kewajiban mereka kepada Kopkar disebabkan Administrasi belum sepenuhnya dilengkapi pihak Kopkar Mon Madu.

"Kami tidak bertanggungjawab dengan para BHL, kami berurusan dengan Kopkar Mon Madu, jika terjadi keterlambatan pembayaran kewajiban kami, itu menjadi hutang piutang perusahaan kepada Kopkar, bukan kepada BHL", Kata Yantri.

Selain itu, lanjut lagi Yantri, keadaan pendapatan PTP Nusantara I juga menjadi faktor terlambatnya pembayaran hak hak Koperasi selaku vendor. "Kita ketahui bersama, dengan keadaan hari ini bukan hanya gaji para buruh yang belum dibayarkan, Para staf kantor Direksi juga belum menerima gaji hingga hari ini", ujar Yantri.

Untuk itu, Yantri mengharapkan, agar Kopkar selaku Vendor bisa menyelesaikan masalah ini dengan bijak, sehingga tidak terjadi lagi demo yang dilakukan para buruh. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.