TamiangNews.com, BANJAR -- Polisi tidak membutuhkan waktu lama mengungkap identitas pembunuh Linda Wati yang jasadnya dititipkan di Musala Al-Musyarofah, Pemakuan Laut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (10/6) dini hari Wita.

Foto : jpnn.com
Pelaku ternyata adalah Riyad yang tidak lain merupakan suami warga Anjir Serapat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, itu.

Apa yang membuat pria 35 tahun itu tega membunuh istrinya?

Riyad mengatakan, awalnya dirinya berbaring bersama Linda. Saat itu Riyad merasa pegal-pegal.

Dia lantas meminta Linda memijatnya. Namun, Linda tidak menuruti permintaan Riyad.

Mereka kemudian bertengkar. Riyad yang sudah gelap mata lantas mengambil tali rafia.

Setelah itu, dia menjerat leher istrinya dari belakang. Tanpa memedulikan istrinya yang megap-megap, Riyad terus menekan tarikannya. Linda akhirnya tewas.

"Saya melihat dia seperti hantu," ucap pria yang dikenal suka mengonsumsi obat-obatan terlarang itu sebagaimana dilansir laman Prokal, Senin (11/6).

Dia lantas berusaha menghilangkan jejak perbuatan kejamnya. Awalnya Riyad ingin menenggelamkan jasad Linda.

Namun, dia justru memilih jalan praktis yang sangat ganjil dengan menitipkan jasad Linda ke musala.

Sebelumnya, salah satu saksi bernama M Said mengaku melihat pria datang menggunakan sepeda motor ke musala.

Saat itu Said dan beberapa rekannya sedang bersantai di teras musala usai tadarus.

Said dan teman-temannya juga sempat membantu pria itu menurunkan kotak plastik dari sepeda motor.

“Semua permintaan pelaku kami turuti. Alasan pelaku boks itu berisi pakaian yang akan dijual sehingga harus dijaga,” kata Said. [] JPNN.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.