TamiangNews.com, JAKARTA -- Film Solo: A Star Wars Story gagal melanjutkan kesuksesan film Star Wars. Torehan yang diraih, disebut-sebut sebagai yang paling rendah dalam sejarah Star Wars.  

Foto : Sindonews.com
Diberitakan NME, Solo telah menjadi film Star Wars pertama yang pernah membuat kerugian dalam minggu kedua di bioskop.

Pada tayang perdana pekan lalu di Amerika Utara, Solo mendapat pemasukan sekitar USD30 juta. Sementara, pada akhir pekan kemarin, raihan yang didapat semakin jatuh, hanya sekitar USD29,3 juta atau mengalami penurunan 65% dari akhir pekan pembukaannya.

Salah satu jurnalis Buzzfeed's News Adam B Vary, lewat Twitter mengunggah grafik pendapatan untuk masing-masing film. Dari grafik itu terlihat jelas perbandingan raihan antara Solo dengan Star Wars lainnya.

"Perkiraan box office menempatkan # SoloAStarWarsStory 's 2 pekan domestik di hanya USD29.3M, penurunan besar dari 65,3%," tulis dia

"Secara internasional, film ini hanya menghasilkan USD115,3 juta hingga saat ini. Dengan anggaran yang dilaporkan lebih dari USD250 juta, secara resmi film Star Wars pertama gagal," lanjut dia dalam keterangan grafik yang diunggahnya itu.

Dari grafik yang diunggah Adam, terlihat The Force Awakens (2015) sebagai film tersukses, disusul kemudian The Last Jedi (2017). Adapun Rogue One yang rilis pada 2016, berada di urutan ke-3, sekaligus hanya 1 level di atas Solo.

Sementara, jatuhnya Solo disinyalir karena jadwal rilis film itu relatif berdekatan dengan waktu tayang Deadpool 2 dan Avengers: Infinity War. Hal itu seperti analisis yang disampaikan oleh kepala distribusi Disney, Dave Hollis. [] SINDONEWS.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.