TamiangNews.com, LANGSA -- Siswa/i Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Muhammadyah Langsa yang lahir sejak tahun 1979 menggelar acara Silahturrahmi Reuni Akbar yang dihadiri oleh semua Leting yang berjumlah ratusan di Cafe Sawah Karang Baru Senin (18/6).


Ketua Panitia Reuni Akbar Tahun 2018 SPP Muhammadyah Langsa yang ke 3 Safuan, SP merasa bangga dengan para Dewan Guru SPP Muhammaddyah Langsa yang telah mendidik kami hingga bisa sejajar dengan siswa siswi sekolah lain dimana pada masa itu sekolah kita dianggap sekolah buangan pelajar yang tidak lulus disekolah lain maka diterima di sekolah ini, kabarnya ternyata siswa/I sekolah ini justru sukses atas binaan para dewan disini. 

Sangat luar biasa rasa kebersamaan para Alumni SPP Muhammadyah Langsa yang hadir ketempat acara ini meskipun berada diluar daerah mau meluangkan waktunya ikut acara reuni ini, rasanya tidak mungkin hadir jika dilihat dari sedikitnya yang komen di Grup WhatsApp SPP Muhammaddyah Langsa begitu ramai, padahal mereka tidak tinggal di Aceh Tamiang saja mereka banyak tinggal diluar daerah tapi mereka menyempatkan diri untuk hadir ikut acara ini. 

Perjuangan ini tidak terlepas dari binaan para dewan guru sehingga mutu maupun kualitas siswa SPP Muhammadyah Langsa tidak tertinggal dengan sekolah lain jika kita lihat dengan kesuksesan siswa yang banyak bekerja baik di pemerintahan maupun swasta seperti diperkenankan BUMN. 

Sekolah Pertanian Pembangunan Muhammadyah Langsa tidak ketinggalan dengan sekolah lain yang dianggap top masa itu, mari kita sama sama membina silahturrahmi ini terutama kepada dewan guru yang telah jatuh bangun membimbing hidup gua kita bisa jadi seperti ini yang tersebar diseluruh Indonesia, inti sebenarnya jika kita bersatu semuanya tidak sulit untuk membentuk apa yang kita inginkan seperti sekolah sekolah lain, semoga kegiatan seperti tetap terlaksana, sebut Safuan ketua Panitia Reuni Akbar SPP Muhammaddyah Langsa, kader serta sambil menceritakan kenangan masa masa sekolah dulu. Atas nama panitia Satuan juga mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439H Mohon maaf lahir batin, selamat insya allah pertemuan ini diberkati Allah SWT. 

Ketua Ikatan Alumni SPP Muhammadyah Langsa Ir. Marzuki Daud Langsa mengucapkan terimakasih kepada panitia Reuni Akbar Ke 3 ini yang telah bersusah payah menggalang dana dan mempersiapkan tempat sehingga acara ini dapat terlaksana. 


Dia sangat mendukung apa yang disampaikan oleh Ketua panitia yang mengharap kita dapat membantu para dewan guru begitu juga dengan rekan rekan kita yang mungkin ada diantaranya perlu mendapat perhatian kita. 

SPP Muhammadyah Langsa ini yang lahir tahun 1979, hingga hari ini alumni SPP Muhammadyah Langsa tetap eksis adalah dengan dibentuknya Koperasi Alumni SPP dan Arisan, dimana Arisan ini dilakukan pertemuan setiap dua bulan sekali, begitu juga dengan Koperasi dibentuk dengan uang simpanan pokok sebesar Rp.10.000 rupiah. 

 Dewan Penasehat Alumni SPP Muhammadyah Langsa Zainal Abidin S.Sos merasa bangga dengan dengan rekan rekan leting 1 tahun 1979 sampai dengan 11 tahun 1993 Alhamdulillah banyak yang hadir terutama leting 86, dan untuk itu kita harap para rekan rekan alumni SPP Muhammadyah Langsa kedepan dapat hadir seperti rekan rekan leting 86, sebut Zainal Abidin yang juga salah seorang Camat Padang Tiji Pidie. 

Mustaqli salah seorang dewan guru SPP Muhammadyah Langsa dalam kesempatan tersebut ini memberikan sambutannya mengatakan sangat bahagia dan terharu melihat banyak diantara sisanya yang sukses sekarang ini terutama kepada Safuan yang dulunya salah seorang siswa yang sangat bandel tidak mau sekolah justru sekarang dia yang sukses, 

Diakhir acara ini diisi dengan Tausiyah oleh Ustadz Ir. H Anas Johan MBA.MMyang juga Dewan Guru SPP Muhammadyah Langsa yang saat ini sebagai Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Perencana Kerja Universitas Samudera Langsa, dalam Tausyiahnya menyampaikan seorang ulama termasyur Imam Al Gazali mengatakan orang yang tidak boleh diajak berdiskusi adalah orang lapar meskipun paham, dan orang sibuk meskipun serius, orang yang ditimpa musibah meskipun iklan orang yang ketakutan meskipun jujur, 

Dalam mendatangkan manfaat dalam Bekerja harus kerja keras, kerja cerdas berkualitas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas, disambungnya lagi yang tuntas itu ada tiga masing tuntas program tuntas anggaran tuntas masalah, sehingga menghasilkan produktivitas kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat. 

Disela sela acara itu juga dibacakan puisi oleh Mawaddah Aulia yang berjudul Reuni karya DR Abdullah Pantoni. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.