TamiangNews.com, RANTAU -- Masyarakat Aceh Tamiang Protes Keras atas perubahan Pengecatan Warna Jembatan di Kampung Alur Manis Rantau, merupakan salah satu jembatan Kebanggaan Masyarakat Aceh Tamiang yang sudah ada sejak masa Kolonial Belanda dikenal dengan sebutan Titi Kuning, kini telah berubah warna menjadi Merah Putih Biru mirip Bendera Negeri Kincir Angin. 


Sejak dibangunnya jembatan itu yang disebut sebut terpanjang di Provinsi Aceh ini berwarna kuning,  sehingga siapapun masyarakat yang ada di Kabupaten Muda Sedia ini dapat mengetahui dimana jembatan itu jika disebut dengan nama titi kuning, hal inilah yang membuat warga memprotes perubahan warna tersebut. 

Seperti akun status Facebook Roni Yudistira yang di shere ke Grup Berita Aceh Tamiang menyebutkan Titi Kuning Hilang Ciri Khas Aceh Tamiang, yang mendapat serbuan komentar para nitizen, dari pukul 20.56 WIB hingga pukul 00.10 WIB tercatat 2.696 yang like, dan 494 komentar serta 16 kali dibagikan. 

Kenyataan ini membuktikan bahwa masyarakat sangat kecewa dengan perubahan warna tersebut, maka beragam komentar kecewa warga tertuang dalam komentar para nitizen, antara lain menyebut : Dah ilang simbol titi kuning nya. dari jaman kejaman gk pernah ganti cat; jaman now bisa berubah semua.

Woyyyyy ,,,, buat yang punya ide tolol meruba warna titi kuning ,,,, sekarang titi apa itu namanya ,,,, mahallll x apa cet wrna kuning....!!!  dari jaman batu dulu itu wrna gk prna di rubah ,,,,, bgitu skrg di jmn nawwww ,,, langsong di ruba wrna. Ini namanya titi sandora.

Pada masa belanda dulu stiap sore titi ini tempat pemuda dan pemudi nongkrong spt pacaran lh istilah katanya, Begitu yang saya tw dr slh seorang kakek yg dulu ikut dalam pengerjaan titi tersebut. 

Sementara itu Kabid Program dinas PUPR Aceh Tamiang Maidi Azri, yang disebut sebut yang bertugas untuk merawat jembatan itu saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat via WhatsApp tidak dijawab. [] TN-007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.