TamiangNews.com, LANGSA -- Terkait pemberitaan disejumlah  Media On-line beberapa waktu lalu bahwa Ratusan Buruh KHL Panen di PTPN I Langsa di Penat menjelang Hari Raya Idul Fitri Tanpa Tenggang Rasa, dalam hal ini Manajemen PTP Nusantara I melalui Humas, Protokoler & Portal BUMN (Yantri Bakti Putra) menjelaskan tidak Benar Ratusan Karyawan KHL Panen PTPN I jelang Idul Fitri Dipecat, hal ini hanya Miskomunikasi saja. 


Demikian disampaikan Humas, Protokoler & Portal BUMN (Yantri Bakti Putra) kepada TN Minggu (13/6), sebenarnya mereka tidak diberhentikan hanya dialihkan sementara pekerjaannya yang biasanya sebagai tenaga KHL Panen menjadi KHL Pemeliharaan, Memupuk dan lain-lain. 

Yantri juga menjelaskan sehubungan dengan penurunan produksi TBS beberapa bulan terakhir dan juga kemarau yang sangat berpengaruh terhadap kematangan TBS di pokok, dalam rangka peningkatan mutu TBS yang dipanen, maka manajemen memandang perlu untuk melakukan penataan kembali dan rasionalisasi penggunaan tenaga kerja dilapangan terutama tenaga panen dan pemeliharaan tanaman, sebut Yantri BP. 

Salah satunya adalah dengan melakukan perubahan sistem dan kavel panen dari 6/7 menjadi 8/10, dengan diberlakukannya sistim baru ini, maka dibeberapa kebun terjadi kelebihan tenaga panen, atas kelebihan tenaga pemanen tersebut, manajemen perusahaan tidak melakukan pemberhentian / pemecatan, tetapi difungsikan ke pos-pos pekerjaan lain seperti tunasan, pemeliharaan dan pemupukan hal ini sudah dilaksanakan sejak bulan Juni.

Kondisi ini juga akan di evaluasi dan ditinjau kembali sesuai dengan produktivitas TBS dilapangan, pada saat panen puncak dimungkinkan tenaga tersebut dipekerjakan kembali sebagai tenaga pemanen dilapangan. Pengalihan tenaga kerja itu sifatnya sementara dan merupakan program dari penataan tenaga kerja panen yang berlebih. 

Hal ini sudah disampaikan oleh manajemen Kebun kepada Karyawan dimaksud, agar tidak terjadi salah pengertian/kesalah pahaman. 

Pada kesempatan ini kami tegaskan bahwa manajemen PTP Nusantara I tidak melakukan pemberhentian tenaga kerja, melainkan proses pengalihan tenaga kerja ke pos pekerjaan lain dalam rangka pemetaan kembali penggunaan tenaga kerja. 

Pemanen yang berlebih dan diisukan diberhentikan tersebut, masih dipekerjakan di PTPN I pungkas Yantri Bakti Putra Humas N I. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.