TamiangNews.com, DUNIA ISLAM -- Dalam membawakan ceramah Ustaz Abdul Somad selalu memberikan kesempatan jamaahnya mengajukan pertanyaan tentang berbagai fenomenal.


Foto : Serambi
Yang terbaru dalam sebuah ceramah, jemaah Abdul Somad menanyakan soal hukum bermain Tik Tok dan Mobile Legends (ML).

Tik Tok sendiri adalah salah satu aplikasi yang sangat digandrungi millennials, generasi Z dan anak-anak kecil zaman now.

Aplikasi ini memberikan special effects unik dan menarik yang dapat digunakan oleh penggunanya dengan mudah sehingga dapat membuat video pendek.

Aplikasi sosial video pendek ini memiliki dukungan musik yang banyak sehingga penggunanya dapat melakukan performanya dengan tarian atau gaya bebas.

Sementara mobile legends adalah game mobile bergenre MOBA (Massive Online Battle Arena).

Dengan tegas Ustaz Abdul Somad meminta agar berhenti main dua hal ini.

"Berhentilah bermain Mobile Legends, berhentilah main Tik Tok, berhentilah main game online" tegasnya dalam sebuah ceramah yang diunggah 24 Juni 2018 lalu.

Menurut UAS hal itu hanya menghabiskan waktu saja dan tak ada manfaatnya.

"24 jam, 12 jam siang, 12 jam malam. Dibagi 3, 8 jam kerja, 8 jam tidur, 8 jam entah bikin apa," kata Somad dalam bahasa melayu.

Menurutnya waktu yang terbuang sia-sia itu akan dipertanggungjawabkan di hari kemudian.

"Salah satu pertanyaan malaikat adalah umur kau kemanakan," katanya.

Dalam ceramah lainnya Ustaz Abdul Somad juga sempat menyinggung terkait musik disko yang sering diputar saat senam.

"Musiknya musik diskotik yang membangkitkan (gairah), biasanya dipaki orang setelah minum pil anjing gila, makanya bawaanya mau goyang aja" katanya.

Menurutnya Islam tak melarang olahraga seperti pencak silat, judo atau karate.

Namun jika dicampurkan dengan musik (disko) maka seperti mencampurkan hak dengan yang batil.

"Sebenarnya orang yang ikut senam iku bukan karena musiknya tapi instruktur senamnya pakai pakaian ketat," kelakar UAS disambut tawa jamaahnya.

Yaitu dosa yang terus mengalir.

"Karena apa karena dia telah mengirim gambar-gambar yang membangkitkan hawa nafsu," katanya.

Seorang perempuan berusia remaja berinisial NFA, berbangga diri setelah videonya viral.

Video tersebut memperlihatkan dirinya menyanyikan lagu lipsync berjudul See You Again milik Charlie Puth.

Sambil menggerakkan bibir, ia juga menggerakkan tangannya mengikuti irama.

Selanjutnya terlihat ia memeluk seorang pria tua yang memejamkan matanya.

Pria tua itu ternyata kakeknya yang sudah meninggal dunia.

Ia sengaja merekam aksinya tersebut menggunakan aplikasi yang sedang populer, Tik Tok.

Videonya pun viral dan diunggah di sejumlah akun Instagram.

Sontak saja, perilakunya saat bersama jenazah kakeknya tersebut menuai hujatan dari warganet.

NFA pun kemudian menghapus video tersebut dari akun Instagram pribadinya.

Namun tak disangka, ia justru mengunggah videonya lagi ke media sosial.

Tanpa rasa bersalah, ia juga malah menantang dirinya untuk mendapat satu juta penonton.

Lagi-lagi hujatan dilayangkan padanya.

Tidak hanya pada unggahan videonya, seluruh unggahan di akun Instagramnya juga dibanjiri kecaman.

Warganet memberondong kalimat-kalimat pedas untuk NFA dimulai dari unggahan pertamanya.

Sementara itu melalui akun Instagram Storynya, NFA justru berterima kasih kepada sebuah akun Instagram.

Lantaran videonya viral dan ia menjadi semakin tenar.

toni.wdn: viral karena berita negatif malah bangga, sumpah ni orang udh gila, pake syukur lagi, malu2in keluarga lo.

annizakahman: Ngebet tenar malah kampungan

key_kay26: Gmn sih udh kakeknya meninggal malah bikin tiktok..gk usah berlebihan deh bikin tik toknya. [] SERAMBI

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.