TamiangNews.com, KUALASIMPANG -- Setelah sekian lama menanti akhirnya keinginan masyarakat desa Benua Raja untuk dapat memiliki masjid di desa Benua Raja tercapai. Selama ini masyarakat Benua Raja masih "menumpang" dimasjid pancasila yang secara wilayah pemerintahan masih dalam wilayah desa landuh. Lokasi masjid baru ini sendiri sebenarnya sudah lama ada namun selama ini lebih difungsikan sebagai menasah saja



Tidak ada aktifitas shalat jumat dan aktifitas lain yang layaknya dilaksanakan oleh masjid saja. Melihat kebutuhan masyarakat yang semakin besar akan adanya masjid kampung yang berada diwilayah pemerintahan desa Benua Raja para tokoh agama dan pemuka desa memperjuangkan beralih nya menasah As-Syuhada menjadi masjid. 


Perjuangan yang lumayan keras buat para tokoh desa Benua Raja ini membuahkan hasil pada Rabu, 23 mei 2018 bertepatan dengan 7 Ramadhan 1439 H Ketua MPU Drs. Ilyas Mustawa menyerahkan secara langsung hasil rekomendasi dari Majelis Permusyawaratan Ulama Kabupaten Aceh Tamiang yang secara legalitas menyatakan telah sah nya menasah As-syuhada Desa Benua Raja difungsikan sebagai Masjid Di wilayah pemerintahan Desa Benua Raja. 


Dalam sambutan nya ketua MPU menyampaikan banyak harapan dan klarifikasi terkait ditunda nya pemberian rekomendasi oleh MPU secara formal. Harapan beliau kedepannya nanti BKM yang dipilih mampu bekerja cerdas, bekerja tuntas,berkwalitas dan bekerja ikhlas. 


Untuk fisik masjid perlu banyak tambahan fasilitas pendukung kenyamanan warga beribadah terkhusus Penataan kiblat yang benar. Jangan sampai setelah diperindah bangunan fisik baru disadari kalau ada kesalahan koordinat kiblat yang malah memberikan ketidaknyamanan dalam beribadah. Beliau juga berpesan untuk jamaah dapat memakmurkan masjid. Jangan hanya semangat diawal saja, khususnya ketika shalat jumat.


Adanya kesepakatan bagi warga yang bekerja diluar desa (contoh warga yang pegawai pemerintahan berkantor di sekitaran kecamatan Karang Baru) dapat pulang melaksanakan shalat jumat dimasjid kampung agar tetap ramai. 

Salah satu pertimbangan besar di setujuinya masjid as-syuhada yang berjarak sangat dekat dengan masjid pancasila yang diawal menjadi alasan ditunda untuk direkomendasikan adalah berada diwilayah pemerintahan yang berbeda. Sehingga walau masih berjarak dekat namun berada dalam pemerintahan desa yang berbeda sehingga MPU menyepakati untuk memberikan rekomendasinya. [] TN-W014

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.