TamiangNews.com, ACEH TAMIANG -- Untuk kesekian kalinya Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kota Langsa kembali berhasil menggagalkan dan menangkap para pelaku penyelundupan Bawang Merah Sepanyol (Separo Nyolong) diwilayah hukumnya, ironisnya barang yang diduga sudah diamankan itu ada beredar dipasaran disebut disebut ada oknum petugas di Bea Cukai yang bermain, Kamis (24/5).



Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sedikitnya ada 30 ton bawang merah ilegal dari Malaysia yang dibawa menggunakan Kapal Mesin (KM) Ilham di perairan Air Asin Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Kamis (24/5).

Umtuk keakuratan Informasi tersebut awak media melakukan kroscek ke KPPBC Langsa bahwa ada juga mengamankan Lima orang tersangka, diantaranya, R (46) yang bertugas sebagai tekong, AK (46) sebagai Kepala Kapal Motar (KKM), R (60) ABK, MI (28) juga ABK, dan S (34) ABK. 

Sementara, Kepala KPPBC Kota Langsa, M Syuhada kepada wartawan membenarkan penangkapan KM bermuatan bawang ilegal tersebut. 

"benar telah terjadi penangkapan Kapal bermuatan bawang dari Negri seberang", ujarnya. 

Lebih dari itu, kata dia, pihaknya belum bisa merincikan kronologi penangkapan KM bermuatan bawang ilegal tersebut. Sebab, menurutnya hingga kini anggotanya belum memberikan laporan secara rinci padanya. 

Disinggung adanya dugaan bawang tangkapan beredar di pasaran, pihaknya membantah jika bawang tersebut dikeluarkan dari KPPBC Langsa. 

"Bisa saja bawang yang beredar tersebut dari kapal yang lolos penangkapan Bea Cukai, tidak mungkin bawang yang beredar itu dari tangkapan kami. Saya pastikan itu tidak mungkin", jelasnya. 

Jika ada oknum KPPBC yang "bermain" pihaknya tidak segan segan mengambil tindakan tegas hingga sangsi pemecatan. 

"Kita tidak akan mentoleril jika ada oknum KPPBC yang berbuat curang, saya akan laporkan kepada pimpinan tertinggi", tuturnya. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.