TamiangNews.com, LANGSA -- Untuk ketertiban dan kenyamanan penyelenggaraan Pemilu 2019, dan sesuai peraturan dan himbauan yang sudah pernah disampaikan oleh Panwaslu beberapa waktu lalu tentang penertiban APK belum diturunkan, setelah berkoordinasi dengan KIP dan Satpol PP Kota Langsa untuk menertibkan APK yang seharusnya belum boleh dipasang namun mereka telah memasang yang dapat dikatakan telah melanggar ketentuan, Kamis (19/4).


Berdasarkan surat himbauan dan batas waktu penertiban APK yang disampaikan Panwaslu kepada masing masing partai politik, mereka sepakat untuk membentuk tim gabungan yang terdiri dari Panwaslu Kota Langsa serta Satpol PP Langsa, melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panwaslu Kota Langsa, Muhammad Khairi, M.Pem,I, kepada TN, bahwa penertiban APK ini dibagi dalam tiga tim."Tim 1 dikoordinir oleh saya, Tim 2 dikoordinir oleh Agus Syahputra dan Tim 3 dikoordinir oleh Riwandar," sebutnya.

Sementara, untuk rute penertibannya yakni sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Medan Banda - Aceh, Jalan Lilawangsa, Jalan Panglima Polem dan Jalan Merande - Kebun Lama.

Penertiban APK yang sudah terlanjur dipasang oleh Partai Politik peserta Pemilu Tahun 2019 merupakan langkah terakhir setelah Panwaslu menyampaikan surat kepada pimpinan Parpol, pada 23 Maret 2018, perihal imbauan penurunan APK Parpol peserta Pemilu 2019, dengan batas waktu sampai 9 April 2018.

Namun, sampai dengan batas waktu tersebut, masih ada sejumlah APK belum diturunkan, sehingga kami berkoordinasi dengan KIP Kota Langsa, Satpol PP Kota Langsa untuk menertibkan APK yang seharusnya belum boleh dipasang.

Lebih jauh Khairi menjelaskan, kampanye Pemilu 2019, dilaksanakan tiga hari setelah ditetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPR, DPD dan DPRD yaitu tanggal 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019.

Kemudian, sesuai dengan Pasal 275 Undang-Undang Nomor:7 Tahun 2017 tentang Pemilu bahwa pemasangan Alat Peraga Kampanye ditempat umum, ukuran dan jumlah akan difasilitasi oleh KIP Kabupaten/kota.

"Kami berharap setelah penertiban ini dilakukan hendaknya Partai Politik juga menyampaikan kepada seluruh kadernya yang akan maju sebagai Bacaleg 2019 untuk dapat menahan diri agar tidak memasang lagi APK, yang tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku", harapnya.

Sambung Khairi, Pemilu 2019 adalah hajatan besar bangsa ini dalam menjalankan demokrasi di Indonesia. Oleh karenanyaa kesuksesan Pemilu bukanlah milik dan tanggung jawab penyelenggara Pemilu saja, namun ini adalah tanggung jawab semua elemen masyarakat.

"Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Pemilu yang adil dan bermartabat, khususnya Pemilu 2019 di Kota Langsa", ujarnya dan menambahkan ayo bersama rakyat awasi Pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan Pemilu.

Ketua Panwaslu juga mengungkapkan terimakasih kepada Kasatpol PP yang telah ikut membantu menertibkan APK yang dipasang belum waktunya, "salut dan patut kita acungi jempol kepada Kasatpol PP bersama anggotanya dalam menertibkan APK". [] RB.NET

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.