"Selama ini saya merasa tidak ada masalah dengan siapapun"

TamiangNews.com, LHOKSUKON -- Pihak Kepolisian Resor Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menyatakan pelaku penembakan rumah di Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Jumat pagi, diketahui berjumlah dua orang dengan mengendarai satu unit sepeda motor.

Foto : Antara
"Informasi awal, pelaku penembakan rumah tersebut diketahui dua orang, pelakunya mengendarai sepeda motor," kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin di Lhoksukon, Jumat.

Informasi tersebut, kata Kapolres Ian Rizkian, berdasarkan data sementara yang didapatkan pihaknya di lokasi kejadian. Meski demikian, kasus ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi mengaku belum mengetahui motif penembakan tersebut karena masih dalam penyelidikan dan penyidikan. Petugas juga terus melakukan pelacakan terhadap pelaku pemberondongan.

Usai kejadian, dinding bagian depan rumah berkonstruksi beton tersebut didapati beberapa bekas tembakan, termasuk pada sebuah mobil Avanza dan mobil pick-up yang diparkir di depannya.

Sejumlah petugas dari Polres Aceh Utara dibantu personil Polsek Lhoksukon tiba di lokasi tidak lama setelah kasus itu diketahui. Dari tempat kejadian, ditemukan 4 selosong peluru dan 3 pecahan proyektil.

Rumah yang ditembaki OTK tersebut saat ini sudah diberi garis polisi dan dalam pengawasan pihak kepolisian.

BAJA JUGA : Rumah Warga Aceh Utara Diberondong Peluru

Pemilik rumah, Ahmad Budiman (71), mengaku sempat mendengar dua kali suara dentuman keras, namun saksi awalnya tidak menduga bahwa suara tersebut adalah penembakan terhadap rumahnya.

Begitu mendengar suara dentuman, Ahmad Budiman berencana untuk keluar rumah guna memastikan apa yang sedang terjadi. Tetapi anak-anaknya melarang keinginan ayahnya itu, sehingga penembakan ini baru diketahui beberapa lama kemudian.

Saksi korban menyebutkan, di rumahnya terdapat tiga kepala keluarga (KK) yang terdiri dari anak dan menantunya, sedangkan dua mobil yang terkena tembakan pada bagian samping itu adalah mobil anaknya.

"Selama ini saya merasa tidak ada masalah dengan siapapun," kata Ahmad Budiman.

Seperti diketahui, rumah milik Ahmad Budiman di Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, yang terletak di pinggir jalan lintas nasional itu ditembaki orang tidak dikenal (OTK) Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam pemberondongan peluru ini. [] ANTARA

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.