TamiangNews.com, LANGSA -- Keterangan yang diperoleh dari sumber yang layak dipercaya di Kementerian BUMN, menyebutkan untuk jabatan Direktur Komersil PTPN I Aceh yang selama ini kosong karena ditinggal mundur oleh Pejabat sebelumnya Arfinaldi, kini diisi oleh Faisal Ahmad. Faisal adalah putra Aceh yang selama ini bertugas di Kantor Kementerian BUMN.



Selanjutnya, Direktur Operasional PTPN I Aceh Sayed Abdurrahman, diberhentikan dengan hormat dan posisinya digantikan oleh Desmanto yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu Kepala Bidang (Kabid) pada PTPN III Medan, yang merupakan Perusahaan Holding PTPN I Aceh.

Sedangkan untuk jabatan Direktur Utama PTPN I Aceh, tidak terjadi pergantian dan masih tetap dijabat oleh Uri Mulyari.

Terkait pergantian jajaran Direksi ini, sejumlah kalangan di internal PTPN I Aceh menyambut baik langkah yang dilakukan Kementerian BUMN tersebut dalam rangka membangun soliditas dan produktivitas kerja karyawan guna membesarkan Perusahaan. Namun yang sedikit disesali adalah jabatan Direktur Utama yang masih tetap dipegang oleh Uri Mulyari, menjadi suatu hal yang kontroversi.

Kalangan internal PTPN I Aceh, manyatakan rasa herannya mengingat Uri Mulyari selaku Direktur Utama yang seharusnya bertanggungjawab atas semua tindak pidana Korupsi yang diduga dilakukan para petinggi PTPN I Aceh, tidak diganti oleh Kementerian BUMN.

Padahal yang bersangkutan (Uri Mulyari-red), beberapa waktu lalu dihadapan banyak karyawan PTPN I Aceh, telah menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Arfinaldi yang mengundurkan diri dari jabatan Direktur Komersil.

“Sudah tak layak lagi Uri Mulyari menjabat Direktur Utama PTPN I Aceh. Harusnya Kementerian BUMN melakukan pergantian terhadap semua jajaran Direksi, tak terkecuali Direktur Utama. Sehingga, kami para karyawan bisa bekerja dengan nyaman dan bisa menunjukkan loyalitas serta produktivitas kerja yang lebih optimal”, demikian ungkap kalangan internal PTPN I Aceh. [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.