TamiangNews.com, KHARTOUM -- Menteri Luar Negeri Sudan, Ibrahim Ghandour, dipecat oleh Presiden Omar al Bashir. Sebab, Ghandour mengumumkan bahwa negaranya berada dalam krisis keuangan. 

Foto : Skanaa
Diwartakan Xinhua, Jumat (20/4/2018), Kantor berita resmi Sudan, SUNA, tidak membeberkan alasan di balik pemecatan tersebut. Namun, Ibrahim Ghandour beberapa waktu lalu sempat mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Sudan gagal membayar biaya staf diplomatik di luar negeri. 

Pada Rabu 18 April, Ibrahim Ghandour berbicara di Parlemen Sudan bahwa Kementeriannya gagal membayar biaya staf misi diplomatik Sudan di luar negeri atau menyewa sejumlah tempat misi di seluruh dunia.

Ia juga mengatakan sejumlah diplomat Sudan yang bekerja di misi negeri tersebut di luar negeri menyampaikan keinginan untuk pulang sebab mereka tak menerima gaji mereka selama berbulan-bulan.

Ia menjelaskan nilai gaji diplomat dan sewa misi berjumlah 30 juta dolar AS sementara anggaran tahunan Kementerian Urusan Luar Negeri ialah sebanyak 69 juta dolar AS.

Sudan telah menderita kekurangan valuta asing sejak Januari tahun ini, sementara nilai mata uang negeri itu terhadap dolar AS ialah satu dolar AS mencapai 35 pound Sudan. [] OKEZONE.COM

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.