TamiangNews.com, PALEMBANG -- Forum Legislatif Mahasiswa Fisip Se-Sumatera (FLMFS) menyatakan sikap terhadap diskriminasi kepada delegasi seluruh Legislatif Mahasiswa Fisip Universitas se-sumatera  di Palembang.


Pernyataan sikap tersebut dilakukan melalui Musyawarah Wilayah, Juma’at (13/4/2018) di Kampus Fisip Universitas Sriwijaya Indralaya Palembang.

“Kita tidak bisa diam terhadap diskriminasi dan pengekangan kepada delegasi seluruh Legislatif Mahasiswa Fisip universitas Se-Sumatera .dimana pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang kami bayar dengan uang registrasi dan juga cara berkomunikasi Ketua DPM KM Fisip Unsri tidak baik”, kata pernyataan sikap tersebut dalam rilis yang diterima TamiangNews.com, Minggu (15/04).

Dalam rilis tersebut disebutkan, banyak hal yang dialami para peserta yang tidak mengenakkan, mulai dari transportasi penjemputan yang melebihi kapasitas, penginapan yang dianggap tidak sesuai dengan biaya registrasi,  adanya statement yang menyinggung dan mengancam para delegasi, dan adanya perkataan yang dianggap sebagai pengusiran delegasi. 

"Kami atas nama seluruh delegasi Forum Legislatif Mahasiswa FISIP se-Sumatera (FLMFS) yang terdiri dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Malikussaleh, Universitas Teuku Umar, Universitas Sumatera Utara, Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Jambi, Universitas Musi Rawas, Universitas Bangka Belitung dan Universitas Maritim Raja Ali Haji", uangkap rilis tersebut. 

Adapun 4 point pernyataan sikap tersebut adalah :
1. Seluruh delegasi universitas FISIP se-Sumatera menyatakan kecewa terhadap tuan rumah dalam hal ini DPM KM FISIP Universitas Sriwijaya yang menyelanggarakan FLMFS 2018 dengan tidak optimal, pelayanan yang buruk, komunikasi yang tidak baik dan tindakan yang semena-mena.
2. Dengan ini kami mengecam dan menindaklanjuti ke pihak yang berwenang terhadap penyebaran press release yang dipublish oleh tuan rumah DPM KM FISIP UNSRI telah mencederai dan mencemarkan nama baik yang bersifat kebohongan publik (fitnah).
3. Perihal kelanjutan sidang musyawarah FLMFS tetap berlanjut yang diadakan di Hotel Nusantara Kota Palembang dengan tanpa melibatkan tuan rumah DPM KM FISIP UNSRI.
4. Hasil forum yang diselenggarakan di Hotel Nusantara sebagai berikut:
a. Forum Legislatif Mahasiswa FISIP se-Sumatera (FLMFS) resmi berubah nama menjadi Forum Legislatif FISIP Nasional (FORLEFNAS) yang mencakupi seluruh lembaga legislatif FISIP se-Indonesia.
b. Menyepakati secara musyawarah dan mufakat AD/ART serta GBHKO FORLEFNAS.
c. Universitas Riau resmi dimandatkan oleh forum dari hasil musyawarah dan mufakat sebagai tuan rumah FORLEFNAS tahun 2019.
d. Muhammad Suhaimi (Universitas Islam Riau) disepakati secara resmi oleh forum sebagai Ketua Umum, Khairil Ihsan Ramadhani (Universitas Maritim Raja Ali Haji) sebagai Sekretaris Jenderal, Muhammad Refi Mujaddid (Universitas Jambi) sebagai Bendahara Umum untuk kepengurusan FORLEFNAS masa bakti 2018-2019.
e. Tidak mengikutsertakan DPM KM FISIP Universitas Sriwijaya sebagai anggota FORLEFNAS. [] TN-Rizal (rilis)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.