TamiangNews.com, KUTA -- Nasi sudah terlanjur jadi bubur. Michelle Merri Loisa, 28, pramugari cantik maskapai Garuda itu hanya bisa menyesali perbuatannya; terjerat dalam kubangan n@rkoba dan cinta terlarang.


Foto : dream.co.id
Apalag, penyidik Polsek Kuta masih terus mengembangkan penyidikan untuk mencari aliran dana maupun n@rkoba yang mereka konsumsi sebelum tertangkap.

“Sampai saat ini kami masih cari tahu asal usul kokain dan sabu yang dimiliki Michelle, dan pasangannya, FHM alias Fuad. Termasuk siapa bandarnya,” ujar Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya kepada Jawa Pos Radar Bali.

Apakah Michelle menyesal? Kompol Wirajaya mengatakan iya. Kepada penyidik, Michelle mengaku menyesal terjerumus ke lembah n@rkoba.

Namun, untuk kepastiannya dia tidak tahu. Yang dia tahu, pasca tertangkap bersama selingkuhannya, Michelle dilaporkan langsung mengundurkan diri dari maskapai Garuda Indonesia.

Disebut-sebut, wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara, ini resign sejak 27 Februari lalu, atau dua hari setelah tertangkap polisi.

Sebagaimana diketahui, Michelle tertangkap di Anike House kamar nomor 4 di Jalan Gunung Lumut, Nomor 62 D, Denpasar, Minggu (25/2) lalu.

Saat kamar kosnya digerebek ditemukan barang bukti 0,7 gram cok@in, dan shabu seberat 0,12 gram.

“Pengakuan tersangka, dia sudah 8 tahun bekerja di Garuda. Dan, per 27 Februari lalu memutuskan resign. Untuk alasan pastinya, saya tidak tahu,” beber Kompol Wirajaya.

Apakah suami dan keluarga Michelle sudah tahu? Menurutnya, kemungkinan sudah tahu dari pemberitan yang beredar di media online. “Saya kira sudah tahu,” bebernya.

“Sang pramugari dan pengedar lain disangkakan Pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tutur Kapolsek. [] jawapos.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.