TamiangNews.com, KARANG BARU -- Pihak PLN Rayon Kualasimpang harus bertanggung jawab atas meninggalnya Rizky seorang murid SD akibat terperosok masuk ke dalam lubang bekas tiang listrik yang dicabut oleh pihak PLN di areal pembangunan/penimbunan jalur Rel Kereta Api, Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (25/03).


Menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan Rizky Kurniawan bin Herman (8) ditemukan anak-anak di seputaran jalur rel kereta api yang sedang dikerjakan penimbunannya sekira pukul 09.15 WIB.

Saat anak – anak berjalan di lintasan penimbunan jalur rel kereta api melihat lobang bekas tiang listrik yang dicabut pihak PLN dua hari lalu dan melihat rambut di dalam lubang tersebut.

Merasa curiga, anak -anak tersebut meminta tolong kepada orang-orang sekeliling tempat kejadian. Kemudian warga melakukan Pengecekan dan menemukan seorang anak berseragam sekolah yang sudah tidak bernyawa.

Setelah dikroscek, ternyata korban adalah Rizky Kurniawan, warga Dusun Karya, Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda yang dikabarkan hilang seusai pulang sekolah.

Sebelumnya, sekira pukul 09.00 WIB Rizky Kurniawan pergi ke sekolah (SD Seumadam_red) dengan berjalan kaki melalui jalan penimbunan jalur rel kereta api dimana diantaranya ada galian bekas dicabutnya tiang PLN. Namun pada saat pulang sekolah, orang tua Korban merasa bingung dan mencari anaknya yang tidak pulang ke rumah.

Lalu mereka mencari anaknya namun tidak ditemukan, pencarian terus dilakukan hingga ke rumah keluarga, namun hasilnya tetap nihil tidak ditemukan keberadaan anaknya.

Salah seorang tokoh masyarakat di Kampung Seumadam yang ditanya wartawan mengatakan kecewa dengan cara kerja pihak PLN, seharusnya mereka menimbun kembali lubang bekas tiang listrik yang dicabut untuk pembangunan jalan rel kereta api, anehnya pihak PLN tidak menimbunnya kembali sehingga berakibat fatal bagi siapa saja yang jalan ditempat itu.

Sementara itu petugas PLN Rayon Kualasimpang Akbar yang coba dikonfirmasi wartawan tidak berhasil dijumpai namun salah seorang staf di Kantor PLN Rayon Kualasimpang mengatakan pekerjaan pembongkaran tiang PLN yang terkena penimbunan jalan rel kereta api dikerjakan oleh pihak ketika yakni PT. PP yang merupakan rekanan PLN.

Sayangnya pihak ketiga yang mengerjakan pembongkaran tiang PLN yang terkena pembangunan jalan rel kereta api saat dihubungi melalui telepon selularnya tidak aktif.  [] TN-W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.