TamiangNews.com, LANGSA -- Cerobong asap Incinerator mesin pembakar limbah medis (B3) milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa sejak Selasa pagi (27/2) tampak miring kemudian sore harinya Roboh total, akibatnya cerobong asap incinerator tersebut menimpa atap Gedung Loundry milik RSUD tersebut hingga rusak berat.


Demikian diungkap salah seorang warga yang sempat menyaksikan peristiwa itu terjadi, namun pihaknya meminta untuk dirahasiakan jati dirinya, "tidak cukup hanya itu, akibat robohnya cerobong incinerator tersebut, telah menghambat pemusnahan limbah medis rumah sakit," tuturnya.

Dikatakannya, padahal perbaikan cerobong asap beserta mesin incinerator tersebut, belum lama diperbaiki dan menelan biaya ratusan juta rupiah dikerjakan oleh PT. RHI asal Kota Bandung.

Sementara itu Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis Syamsul SST.FT.M.Fis, saat dijumpai wartawan di lokasi robohnya cerobong Incinerator, mengatakan pihak mereka hanya sebagai penerima kegiatan, tidak mengetahui persis bagaimana proses perbaikannya karena itu bukan ranah dirinya.

Sumber mengatakan ambruknya Incenerator tersebut akibat kurangnya perencanaan dan kawat pengikatnya juga tidak standar, dimana sebelum adanya perbaikan panjan cerobong tersebut hanya 8 meter tapi setelah perbaikan menjadi 12 meter namun kawat cor cerobong tersebut hanya satu sehingga sangat rentan timbang seperti kejadian ini, sebut sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Sementara itu pihak yang bertanggung jawab kegiatan itu Wadir Bidang Administrasi Umum Azhar Padepotan yang dijumpai awak media tidak ada di tempat menurut salah seorang staf di RSUD itu Wadir bersama Ibu Direktur sedang berada di Polda menghadiri sidang, tidak disebutkan ikut sidang apa. [] TN.W007

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.