TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Abhan menyatakan bahwa Bawaslu RI mendukung langkah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, untuk menyelenggarakan Pilkada Halal.

Foto : humasacehprov
Dukungan tersebut disampaikan oleh Abhan, saat bersilaturrahmi dengan Irwandi Yusuf, di ruang kerja Gubernur Aceh, Jum’at (16/3) pagi.

“Penyelenggaraan Pilkada Halal yang dimaksudkan oleh Bapak Irwandi sangat sesuai dengan azas-azas penyelenggaraan Pemilu. Jadi, kami ya tentu saja mendukung,” ujar mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah itu.

Dalam pertemuan tersebut, Irwandi juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh unsur penyelenggara Pemilu serta aparat keamanan di Aceh, yang telah berhasil menjalankan proses pilkada yang sangat sukses dan minim kekerasan.

“Bukan karena saya terpilih sebagai Gubernur Aceh, tapi karena kita secara bersama-sama mampu membalikan prediksi banyak pihak yang menyatakan Aceh sebagai daerah rawan Pilkada. Semua mata tertuju ke Aceh. Alhamdulillah, kita berhasil membalikkan prediksi tersebut, nyaris tanpa cela,” ujar Irwandi.

Sebagaimana diketahui, suasana kondusif penyelenggaraan Pilkada Aceh 2017-2022 mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional.

“Saya berharap, Pilkada di Kabupaten Aceh Selatan, Subulussalam dan Pidie Jaya, Pemilu Legislatif serta Pilpres 2019, menjadi Pemilu yang halalan thayyiban,” ujar pria yang akrab disapa Bang Wandi itu.

Irwandi mengungkapkan, selama kontestasi Pilkada 2017-2022, dirinya selalu mengkampanyekan Pilkada halal, yaitu Pilkada yang bersih tanpa pelanggaran, tanpa pebunuhan, teror, kekerasan, politik uang, tidak ada kecurangan, intimidasi dan suap menyuap.

“Sudah saya kampanyekan sejak saya ikut kontestasi Pilkada lalu, namun karena saat itu saya yang mencetuskan, maka kontestan lain enggan menggunakannya. Mengapa saya kampanyekan Pilkada halal? Karena Pilkada damai belum tentu halal,” ungkap bang Wandi.

“Saya dan seluruh masyarakat Aceh sudah pernah merasakan bagaimana pemilu dan Pilkada haram di Aceh. Rakyat sangat menderita, banyak korban jiwa dan kekerasan. Oleh karena itu, masyarakat tentu sangat berharap kesuksesan penyelenggaraan Pilkada lalu dapat menular pada kontestasi-kontestasi selanjutnya,” imbuh Irwandi.

Dalam kesempatan tersebut, Abhan juga menyampaikan kepada Gubernur, bahwa kehadiran dirinya ke Aceh juga untuk melihat sevara langsung proses Seleksi Panwaslih Aceh.

Untuk diketahui bersama, hari ini Ketua bawaslu RI telah membuka tahapan tes tulis untuk calon Panwaslih Aceh. sebanyak 86 orang telah mendaftar dan akan mengikuti serangkaian seleksi. Dari jumlah tersebut lima orang akan ditetapkan oleh Bawaslu RI sebagai Komisioner Panwaslih Aceh. [] RED (r)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.