TamiangNews.com, BIREUN -- Meletusnya Gunung Sinabung pada senin (19/2/2018) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara berdampak hingga ke berbagai daerah. Debu vulkanik yang diakibatkan oleh Gunung Sinabung tidak hanya berdampak di Karo dan sekitarnya saja, Provinsi Aceh pun berdampak buruk akibat debu vulkanik. 


Malam tadi (malam selasa_red), berbagai elemen masyarakat sudah melakukan antisipasi awal dengan memakai masker atau penutup mulut ketika keluar rumah, Selasa (20/2). 

Rahmat Asri Sufa, mahasiswa Pascasarjana UIN Sumatera Utara yang juga putra asli Bireuen ini mengungkapkan pihaknya telah mengambil langkah measpadai debu vulkanik.

"Alhamdulillah, langkah cepat sudah kami ambil bersama HIPMI PT Bireuen dan mewaspadai debu vulkanik agar tidak terjadi gejala penyakit ispa khususnya di wilayah Kecamatan Peusangan. Langkah ini mendapat simpatik dari berbagai masyarakat dan donatur sehingga 15 kotak masker, yang berjumlah 750 lembar sudah kami distribusikan", ungkap Sekbid IPTR Sumut ini. 


Disisi lain, Korlap HIPMI PT Bireuen Zaratul Hasni mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pengurus untuk bergerak mengatasi masalah abu vulkanik Gunung Sinabung ini.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pengurus, dan kesimpulannya kami harus bergerak cepat membagikan masker kepada masyarakat. Alhamdulillah masyarakat mulai paham dan merespon positif langkah kami dari HIPMI PT Bireuen bersama Rahmat Asri Sufa bagi-bagi masker", ungkap Ketua Komp. Perdagangan HIPMI PT Bireuen ini.

Hadir juga, pengurus HIPMI PT lainnya Agung Putra Utama selaku Bendum HIPMI PT, Fitriani Ketua Komp. Internal, dan Vina Rossanalisa selaku Ketua Komp. External HIPMI PT Bireuen. [] TN-W001 (ril)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.