TamiangNews.com, KARANG BARU -- Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang punya potensi bagus untuk mengembangkan tanaman gaharu atau di Aceh Tamiang lebih dikenal dengan sebutan kayu Alim.


Ketua Komunitas Pecinta Gaharu Kabupaten Tamiang Budi Setiawan beberapa waktu yang lalu kepada TamiangNews.com mengatakan, Gaharu merupakan salah satu pohon komoditi hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang mempunyai pasar yang sangat potensial dan memiliki harga yang sangat istimewa dibandingkan dengan HHBK yang lainnya.

"Kabupaten Aceh Tamiang merupakan sentral penyebaran gaharu alam yang terbaik yaitu berasal dari genus Aquilaria spp, yang paling dicari oleh konsumen luar negeri, namun kian hari populasinya semakin sedikit karena disebabkan oleh eskploitasi liar secara terus menerus tanpa adanya pohon gaharu pengganti", ujar Budi Setiawan.

Gaharu alam atau kayu Alim masyarakat di Aceh Tamiang meyebutnya selama ini tumbuh baik di kawasan ekosistem lauser (KEL) dan hutan-hutan dikawasan perbukitan dan pegunungan di Kecamatan Tenggulun, Tamiang Hulu dan Bandar Pusaka.

Lebih lanjut dikatakannya, jika melihat potensi yang ada sudah semestinya pemerintah daerah mendukung usaha pelestarian tanaman gaharu bersama masyarakat agar plasma nutfah dapat terselamatkan.

Menurutnya, usaha budidaya pohon gaharu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga dapat meningkatkan kapasitas produksi oksigen yang sangat bermanfaat untuk bumi yang sedang terancam pemanasan global.

"Kami Komunitas Pecinta Gaharu Aceh Tamiang, mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk dapat membantu masyarakat dalam usaha membudidayakan pohon gaharu dalam bentuk penyediaan bibit, kami siap mendampingi masyarakat dalam membudidayakan tanaman gaharu", pinda Budi Setiawan penuh harap. [] TN-W001

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.