TamiangNews.com, KENDAL -- Misteri pembunuhan sadis terhadap pemandu karaoke bernama Fitri (25) akhirnya terungkap.


Foto : Ilustrasi
Warga Tanggul Angin, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah, itu ternyata dibunuh Didik (30).

Fitri meninggal setelah dijerat oleh Didik menggunakan selendang.

Setelah tewas, Fitri ditimbun di dalam kamar mandi selebar 1,5 meter persegi di bagian belakang rumah korban.

Setelah itu, Didik mengecor kamar mandi tersebut.

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar mengatakan, Didik melakukan pembunuhan sadis itu karena sakit hati.

“Antara pelaku dan korban diduga memiliki hubungan asmara,” kata Aris, Jumat (23/2).

Dia menambahkan, kasus itu terungkap berdasar pembegalan motor. Didik ternyata tersangka pembegalan.

“Dari pengusutan kami, pelaku mengakui telah membunuh korban Fitri,” imbuh Aris.

Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan ke rumah pelaku di Desa Puguh, Boja.

“Kami melihat ada kamar mandi yang ditutup cor. Kemudian kami bongkar dan kami menemukan sesosok mayat perempuan,” jelas Aris.

Sementara itu, Sumiyati  yang merupakan ibu korban hanya bisa menangis.

Sumiyati mengatakan, anaknya telah menghilang sejak sepekan lalu.

“Anak saya pamit kerja, sudah behari-hari tidak pulang. Padahal kalau kerja, setiap malam pulang. Ini, kok, tidak pulang-pulang,” kata Sumiyati.

Dia menambahkan, anaknya dan Didik memang memiliki hubungan khusus.

Menurut Sumiyati, Didik memang sering menjemput Fitri. Dia berharap pelaku dijerat hukuman seberat-beratnya.

“Itu anak saya yang besar yang biasanya memberi nafkah buat keluarga,” imbuh Sumiyati. [] jpnn.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.