TamiangNews.com, MEUREUDU - Sempat viral beberapa waktu lalu, Pembangunan Kampus Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang didanai oleh Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia di Pidie Jaya, tepatnya di Gampong Blang Dalam Kecamatan Bandar Baru sempat hangat diperbincangkan di medsos bahkan di setiap pelosok gampong dan warkop.


Pada saat prosesi peletakan batu pertama pada Senin (12/2) banyak terdapat ritual dari China, seperti tulisan cina dan gapura yang di dominasi warna merah, sontak kejadian inilah yang menimbulkan banyak perspektif di masyarakat sekitar bahkan di Kabupaten lainnya di Aceh, Sabtu (17/2).

Rahmat Asri Sufa, Tokoh Muda Aceh yang juga Bendahara Umum Tamaddun Institute menegaskan, "kita sebagai masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan dari informasi yang hanya kita dengar tanpa mengetahui secara langsung informasinya, tabayyun dulu baru berkesimpulan yang matang dan jelas kebenarannya", ungkap Mahasiswa Pascasarjana UIN Sumut ini.


Lanjutnya, "saya sudah datangi langsung ke lokasi pembangunan Kampus AKN di Gampong Blang Dalam, disambut baik oleh Tokoh Pemuda setempat dan mandor project serta memberikan informasi yang valid. Alhamdulillah saya dengar langsung dari sumber primernya, dan mendapatkan informasi bahwa AKN sudah lama ada dan aktif di Pidie Jaya, dulu sebelum peletakan batu pertama, AKN meminjam gedung SMKN Tringgadeng, setelah peresmian kemarin barulah non aktif proses pembelajaran di Tringgadeng. Kami juga mendapatkan informasi bahwa bantuan sejumlah 46 M ini baru disalurkan sebanyak 17 M, sekarang ini pembangunan dihentikan sembari menunggu keputusan hasil musyawarah Ulama dan Umara setempat", jelas Rahmat Asri Sufa.

Terakhir, harapan saya besar kepada semua elemen masyarakat terkhusus di Pidie Jaya, "Kita jangan gegabah, tetap waspada dan berhati-hati, kita tunggu saja keputusan para ulama dan pemkab Pijay, kita semua yakin ulama dan abu-abu kita akan mengambil keputusan yang terbaik untuk kemaslahatan ummat, sehingga tidak terjadi fitnah besar dari pembangunan gedung AKN ini. Mari sama-sama kita kawal dan memberi masukan yang membangun serta kritis, agar tidak ada misi terselubung dari bantuan ini", tutup Pemuda berdarah Pidie Jaya ini. [] TN-W001 (ril)

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.