TamiangNews.com, KARANG BARU -- Koperasi "Maduma" koperasi anak cabang dari koperasi antar lintas Ika Cipta Persada (ICP) yang telah beroperasi selama 1 tahun lebih hingga sekarang di Desa Bundar  Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang diduga ilegal tanpa berkas izin apapun, rabu (31/1).


Foto : Ilustrasi
Pada saat mendapat informasi dari masyarakat setempat tentang perizinan yang tidak dimiliki oleh Koperasi ini, tim TamiangNews.com mencoba menelusuri tentang kebenaran info tersebut, hingga akhirnya terungkap bahwa benar dari penuturan pimpinan cabang Jhon Manurung bahwa izin koperasi untuk beroperasi di Tamiang masih dalam pengurusan.

Adapun hasil ungkapan dari Pimpinan Cabang Koperasi jhon Manurung mengatakan bahwa  mereka telah beroperasi di Aceh Tamiang selama 1 tahun lebih, namun saat ditanya tentang administrasi Usaha Simpan Pinjam dengan bunga yang cukup "Waah" ini, hanya bisa menunjukan Akta Pendirian Koperasi Ika Cipta Persada yang beralamatkan Kantor Jalan Tentara Pelajar No 64 B Banda Aceh.

Akhirnya tim TamiangNews.com mencoba mengkonfirmasi ke Dinas Komperindag Aceh Tamiang, menanyai tentang izin pengoperasian koperasi tersebut. 

Kepala Bidang Koperasi dan UKM pada Dinas Koperindag Lazuwardi mengatakan bahwa Koperasi Ika Cipta Persada benar tidak terdata pada dinas Koperindag, operasi usaha koperasi selama 1 tahun lebih di Aceh Tamiang tidak ada memberikan sedikit pemberitahuan.

Maka dari itu dinas Koperindag melalui Bidang Koperasi akan memferivikasi koperasi "Ika Cipta Persada" ke provinsi bahkan ke pusat.

Masih ada celah yang dapat memutus mata rantai investasi ilegal berkedok koperasi, salah satunya adalah pengawasan yang optimal. Pelaksanaan pengawasan adalah upaya meningkatkan peran dan pentingnya fungsi pengawasan sehingga disadari sebagai suatu kebutuhan dan kewajiban yang harus dilakukan, agar koperasi tidak menyimpang dari nilai-jati diri koperasi serta mematuhi ketentuan yang berlaku. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.