TamiangNews.com, BANDAR PUSAKA - Mahasiswa yang tergabung di IMATA menyempatkan diri menjenguk kondisi santriwan/santriwati di Ponpes Jamalul Arafah Hazar pada Rabu (31/1).


Pihak ponpes mengatakan bahwa sejak 3 tahun yang lalu tepatnya 01 Mei 215, pihak ponpes belum mendapatkan izin operasional terkait MTs Jamalul 'Arafah. Padahal fasilitas seperti asrama dan ruang kelas santriwan dan santrwati sudah dibangun dari awal berdiri. 

Kemudian pengajar seorang Hafidz dan Hafidzah yang sudah berkompeten di bidangnya, yang terus berkomitmen dalam membimbing para santriwan/santriwati untuk menjadi seorang Hafidz dan Hafidzah.

Kami melihat bahwa sudah ada 3 kelas yang dibangun untuk memenuhi syarat izin operasional, kemudian lapangan untuk kgiatan ekstrakulikuler seperti sepak bola, volly dan memanah. Pihak ponpes melatih panahan karena salah satu olahraga yg diminati pada saat ini.

Konsep yang ditawarkan ialah ponpes terpadu dengan program utama Tahfidzul Qur'an, para santri juga sudah beberapa kali menang perlombaan dalam bidang Hafalan dan Tilawah, menjadi suatu kebanggan bagi para orang tua maupun masyarakat sekitar pada umumnya.

Disampaikan H Jamaluddin bahwa "Saat ini kami terus melakukan upaya agar ponpes ini melahirkan hafidz dan hafidzah yang memiliki intelektual Agama dan pelajaran umum, kami juga berharap pemerintah terus memperhatikan kami dalam menjalankan tugas mencerdaskan putra/i kita", ujar pendiri ponpes.

Setelah berbincang dengan pendiri ponpes, beliau berharap pemerintah terus memperhatikan ponpes ini memeberikan izin operasional secepatnya agar proses belajar mengajar lebih efektif, kami melihat ini salah satu potensi unggul yang akan melahirkan generasi cerdas yang berjiwa Islami.

Seperti yang disampaikan Ketua Ponpes Ustd Zulfahmi S Pd I yang juga Da'i Kecamatan Bandar Pusaka "Saya berharap di pada masa pemerintahan yang baru dilantik ini memberikan kemudahan agar izin operasioanal dan mendukung fasilitas guru-guru agar proses pembelajaran dapat optimal, karena sudah banyak santri-santri disini yang menang mengikuti perlombaan dari tingkat Desa, Kecamatan sampai Kabupaten," ujarnya.

Kami melihat perlu adanya dukungan dan perhatian pemerintah agar ponpes Jamalul 'Arafah Hazar diperkenalkan ke daerah-daerah lain karena ponpes ini belum banyak diketahui khalayak ramai. 

Semoga Bupati, Wakil Bupati dan DPRK Aceh Tamiang segera dapat meninjau lokasi ponpes di Desa Pantai Cempa Kecamatan Bandar Pusaka ujar Arby Sefananda ketua IMATA. [] Afrizal Nj

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.