TamiangNews.com, KARANG BARU -- Setelah vakum pada perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014-2019, kini Partai SIRA kembali berkiprah untuk Pemilu 2019-2024. Mengawali rebornnya, Partai SIRA tetap mengedepankan azas demokratis dan terbuka bagi seluruh masyarakat, demikian dikatakan Ketua DPW Partai SIRA Aceh Tamiang Syaiful Syahputra kepada TamiangNews.com, Minggu (14/01).


Dalam rilis yang diterima TamiangNews.com, Syaiful Syahputra mengatakan, untuk memperkuat kepengurusan Partai SIRA Wilayah Aceh Tamiang, maka secara resmi Partai SIRA mengundang dan memberikan peluang kepada Mahasiswa, Intelektual, Cendikiawan, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Umum lainnya untuk bergabung bersama Partai SIRA Aceh Tamiang melalui Open Rekrutment.

"Melalui Open Rekrutment ini pula Partai SIRA berharap dapat menyatukan pemikiran hebat dari setiap individu masyarakat demi menciptakan program kerja partai yang berguna bagi masyarakat Aceh Tamiang khusunya sehingga melalui Partai SIRA akan tercipta kesejahteraan rakyat yang berkeadilan sesuai dengan Anggaran Dasar partai", ujarnya lagi.

Open Rekrutmen ini dibuka sejak 15-31 Januari 2018 dengan syarat profesional sebagai berikut; Warna Negara Indonesia, Pendidikan minimal SMA/Sederajat, Mampu membaca Al-Qur'an (Bagi yang beragama Islam) dan Bebas Narkoba dan Kriminal lainnya.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengirimkan curiculum vitae (cv) ke email Partai SIRA: dpwpartaisiraacehtamiang17@gmail.com atau datang langsung ke sekretariat Tim Rekrutmen Partai SIRA di Jalan Medan - Banda Aceh (Simpang 3 Jalan Elak) Gampong Medang Ara Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Syaiful Syahputra menambahkan, Partai SIRA meyakini banyak sekali masyarakat yang mempunyai ide-ide dan pemikiran yang cemerlang untuk membangun Aceh Tamiang umumnya dan kampung tempat tinggal mereka secara khusus. Namun saat ini belum ada wadah yang dapat menampung aspirasi tersebut, hadirnya Partai SIRA sebagai partai lokal diharapkan dapat menampung sekaligus bekerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat. 

Partai SIRA menggunakan pendekatan politik modern dan tradisional melalui pemikiran para intelektual dan tokoh masyarakat. Perpaduan dua unsur ini akan menghasilkan program kerja handal sesuai dengan kebutuhan rakyat. Partai SIRA tidak mengenal politik pragmatis yang menekankan pada materi semu yanf penuh dengan kepentingan pribadi.

Ditambahkannya, Partai SIRA menganut sistem politik praktis dan religius sehingga kepentingan masyarakat adalah menjadi yang paling utama di atas kepentingan pribadi. Dengan pola ini, maka Partai SIRA dapat menjadi fungsi kontrol yang ideal, efektif dan efesien bagi jalannya program pemerintah yang baik (good government) dan terhindar dari praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang sudah sangat memlrihatinkan di wilayah Aceh.

"Sekali lagi saya mengundang semua elemen masyarakat untuk bergabung bersama Partai SIRA demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan", ujar Syaiful Syahputra. [] TN-W001

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.