TamiangNews.com, KARANG BARU -- Terkait surat mosi yang ditujukan kepada BPD HIPMI Aceh tertanggal 20 Januari 2018 yang ditandatangani oleh 9 ketua BPC se Aceh, Ketua HIPMI Aceh Tamiang M. Bidjeh Mulia SH ikut angkat bicara, Kamis (25/01).

Ketua HIPMI Aceh Tamiang M. Bidjeh Mulia SH
Sebagaimana dilansir TamiangNews.com sebelumnya, bahwa sembilan dari 14 Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Aceh ajukan mosi tidak percaya kepada Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Aceh, Muhammad Furqan Firmandes.

M. Bidjeh Mulia SH menilai  selama ini BPD HIPMI Aceh dan SC Musda HIPMI Aceh telah melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan AD/SRT dan Peraturan Organisasi (PO) yang berlaku di HIPMI.

M. Bidjeh Mulia juga berharap agar BPC Hipmi yang lain dapat menghargai aturan yang telah ditetapkan.

"Saya berharap kawan-kawan BPC lain bisa menghargai aturan-aturan yang sudah di tetapkan", ujarnya.

Dalam release yang diterima TamiangNews.com (25/01), Bidjeh juga menyampaikan agar  segala persoalan yang terjadi di internal HIPMI Aceh untuk dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Karena dalam beberapa hari ini, di media cetak dan elektronik banyak sekali berita yang beredar terkait dinamika yang terjadi menjelang pelaksanaan musda ke 13 HIPMI Aceh. Mulai dari pemberitaan digagalkannya salah satu calon ketua umum karena tidak memiliki sertifikat diklatda sampai mosi tidak percaya yang dilayangkan oleh 9 BPC HIPMI terhadap BPD HIPMI Aceh.

Kawan-kawan di daerah sangat mengharapkan agar kedua calon bertanding untuk bersanding. Karena selama ini di HIPMI sangat lekat dengan ikatan kekeluargaannya.

"Jangan sampai gara-gara mendukung salah satu calon, kawan-kawan di setiap BPC jadi terprovokasi dan terpecah belah" pungkasnya lagi. 

Disisi lain, BPC HIPMI Aceh Tamiang juga mengapresiasi kinerja BPD Hipmi Aceh yang selama ini banyak melaksanakan program-program dalam rangka untuk memajukan organisasi. Diharapkan ketua umum yang baru nanti nya dapat membawa HIPMI ke arah yang lebih baik lagi. 

Sebelumnya Senin (22/01), Juru Bicara 9 BPC HIPMI Aceh Hadi Surya STP MT, menyarankan agar Badan Pengurus Pusat HIPMI di Jakarta segera membentuk carateker untuk persiapan musda HIPMI Aceh agar bisa melahirkan pemimpin HIPMI Aceh ke depan lebih baik dan dengan cara yang baik pula, ujar Hadi Surya STP MT yang juga Ketua Umum BPC HIPMI Aceh Selatan ini. 

Hadi Surya juga berpendapat, mengenai poin pengguguran bakal caketum yang dilakukan oleh BPD HIPMI Aceh, prosesnya sangat sarat kepentingan dan tidak fair. [] TN-Red

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.