TamiangNews.com, KARANG BARU -- Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kecamatan Banda Mulia merasa Kecewa atas tindakan yang diambil oleh Sterring Comitee (SC)  yang tidak mengakui PK Banda Mulia sebagai peserta musda IV KNPI Aceh Tamiang karena tidak melaksanakan musyawarah cabang (Muscab).



"Kami atas nama pengurus PK Banda Mulia tidak menerima dan merasa kecewa atas keputusan yang di ambil oleh SC KNPI yang tidak mengakui PK Banda Mulia sebagai peserta musda IV KNPI Aceh Tamiang," ujar Sekretaris PK KNPI Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang,  Khuwailid kepada TamiangNews, di Karang Baru, Jumat, 15 Desember 2017.

Menurutnya, tidak ada istilah Pengurus Kecamatan (PK) mati, jadi tidak ada alasan yang menyebabkan PK tidak bisa ikut sebagai peserta dalam Musda untuk mendukung salah satu kandidat. 

Tindakan SC tersebut tentu sangat tidak adil di alam demokrasi saat ini. Selama ini DPD II KNPI Atam tidak pernah memberikan surat teguran untuk dilaksanakan Muscam bagi PK Kecamatan Banda Mulia. 

" Ini jadi kelemahan kinerja Pengurus DPD II KNPI Atam, dalam hal ini tentu Ketua DPD II KNPI, Sdr. Adlin Nur" ungkapnya.

Khuwailid menjelakan selama ini dirinya selaku sekretaris sudah meminta secara lisan kepada DPD II KNPI agar dapat dilakukan Muscam.

Informasi yang diterima TamiangNews menyebutkan dari 12 Pengurus Kecamatan (PK) yang ada hanya 8 Pengurus Kecamatan (PK) yang boleh ikut dalam Musda ke IV tersebut,  sementara 4 Pengurus Kecamatan (PK) tidak diakui sebagai peserta Musda masing - masing PK Banda Mulia, Bendahara, Kota Kualasimpang dan PK Tenggulun. Empat Pengurus Kecamatan (PK) yang dimaksud belum menyelesaikan Musyawarah Kecamatan. [] TN-W004

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.