TamiangNews.com, LANGSA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa menggelar jumpa pers terkait penangkapan pengedar n@rkotika jenis shabu-shabu (SS) jaringan Langsa, Aceh Tamiang dan Sumatera Utara di Jalan Cempaka nomor 62, BTN Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kamis (14/12).


Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser, MH melalui Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navri Yulenny, SH, MH yang didampingi Kasi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang AKP Rafi Darmawan, SE Jumat (15/12) menyampaikan, Penangkapan terhadap tersangka yang bernama Salmah (35), warga Dusun Suka Mulai, Desa Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang sudah diselidiki selama sebulan oleh BNNK Aceh Tamiang.

Penangkapan berawal pada 14 Desember 2017 sekitar pukul 10.00 WIB, personil Seksi Pemberantasan BNNK Aceh Tamiang yang dipimpin langsung oleh Kasi Pemberantasan AKP Rafi Darmawan, SE mengikuti tersangka dari Kota Kuala Simpang sampai dengan menuju Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat,Kota Langsa, kemudian melakukan koordinasi pada BNN Kota Langsa.

"Setibanya di Kota Langsa, tersangka berputar-putar sebanyak 5 kali sebelum menuju rumah kontrakannya yang berada di Gampong Sungai Pauh," ungkap Navri.

Saat dilakukan penggerebekan, sambung Navri, Tim Gabungan menemukan sebuah wadah Pirek berisi n@rkotika jenis s@bu yang diletakkan di dalam kulkas seberat 334,44 Gram, 1 bungkus kecil narkotika jenis s@bu seberat 27,54 Gram, bahan campuran berupa gula batu dan garam ikan.

"Gula batu dan garam ikan digunakan tersangka untuk mengoplos s@bu yang akan diedarkan," terang Navri.

Menurut pengakuan tersangka (TSK), tambahnya, suami kedua Salmah berinisial M, saat ini berada di Lapas N@rkotika Langsa dengan kasus s@bu yang diringkus pihak Polres Aceh Tamiang pada tahun 2014 dengan barang bukti sebanyak 2 kg dan divonis 14 tahun penjara.

"Dalam buku tabungan tersangka terdapat transaksi yang mencurigakan, disitu tercatat pernah melakukan transaksi uang sebesar 1 milyar rupiah, 300 juta rupiah dan 200 juta rupiah," bebernya.

"Saat ini, kami masih terus melakukan pengembangan dan mengusut hingga tuntas kasus pengedar n@rkotika jenis s@bu ini," pungkasnya. [] Roby Sinaga

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.