TamiangNews.com, BIREUEN -- Tamaddun Institute kembali melanjutkan rihlah ilmiah ke Yayasan Darul Ilmi di Gampong Blang Rambong Kec. Peusangan Kab. Bireuen Aceh, pada Kamis (28/12). 



Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan riset sebagai fokus dari Tamaddun Institute yaitu lembaga yang bergerak dibidang pendidikan dan penelitian Ilmu-ilmu keislaman.

Dari hasil interview bersama dengan Tgk. Rais Mustafa, SE sebagai pimpinan Dayah, beliau menyebutkan bahwa "motivasi utama mendirikan lembaga pendidikan Dayah Terpadu ini adalah untuk menyeimbangkan ilmu-ilmu umum dan keislaman".

Menurut M. Sufawi, S.Pd.I Direktur Tamaddun Institute, "bahwa lembaga pendidikan ini sangat potensial melahirkan generasi-generai islam yang memiliki pengetahuan Islam dan Umum yang padu.

Sementara itu, menurut Dedi Sahputra Napitupulu, S.Pd.I ketua bidang Litbang dan penyunting Jurnal Tamaddun Institute mejelaskan, "lembaga pendidikan semacam ini perlu dilestarikan, terutama di Sumatera Utara. Saat ini sangat sulit mencari lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pengetahuan umum dan kajian komprehensif terhadap kitab-kitab klasik. Ternyata Aceh hingga hari ini masih meminati sistem pendidikan semacam itu.

Sedangkan menurut Rahmat Asri Sufa, SH., S.Pd.I Tokoh Muda Bireuen, yang juga merupakan Bendahara umum Tamaddun Institute menambahkan, "saya selaku salah satu peneliti yang hari ini mewakili Medan sangat berbangga dengan lembaga pendidikan Islam yang ada di Aceh, terutama Dayah Darul Ilmi Terpadu yang berada di Gampong Rambong, walaupun masih berumur sebiji jagung kiprah atau 1 tahun sudah berkiprah mendidik generasi Aceh", ujar Rahmat Asri Sufa Mahasiswa Pascasarjana UIN Sumut ini

Lanjutnya, "Semoga hasil rihlah yang kami lakukan berdampak positif terhadap Dayah-Dayah di Aceh dan semakin banyak donatur yang bersedia membantu lembaga pendidikan Islam tersebut", tutup Tokoh Muda Aceh di Medan ini. [] TN-Red

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.