Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH - Setelah lebih dari dua bulan sejak diumumkan ke publik, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh akhirnya  mengumumkan pemenang lomba video dan foto drone dalam rangka Sail Sabang 2017. Sail Sabang merupakan salah satu agenda wisata terbesar yang dilaksanakan di Indonesia.


Lomba drone pertama yang diadakan di Aceh ini mengangkat tema Alam, Pariwisata, Manusia, dan Budaya yang mewajibkan pengambilan gambar di Pulau Weh, Sabang. Lomba pengambilan video dan foto keindahan serta keunikan alam dan budaya Sabang menggunakan peralatan drone ini digelar sebagai bentuk untuk menarik minat wisatawan nusantara dan mancanegara dalam mengeksplor wisata bahari yang ada di Pulau Weh.

Lomba  terbagi dalam dua kategori yaitu lomba video drone dan lomba foto drone. Lomba video drone dengan durasi terpendek satu menit dan terpanjang tiga menit dipadukan dengan ground video sebanyak 20 persen dari total durasi yang dipilih.

Perpaduan gambar juga dapat menggunakan musik, narasi atau grafis yang tentunya bebas dari hak cipta. Semua perpaduan yang disajikan tetap dalam tema lomba dan diharapkan menampilkan karya asli videografer baik perseorangan maupun tim. Sementara lomba foto murni hasil pengambilan menggunakan drone.

Lomba telah berlangsung lebih kurang dua bulan tersebut diharapkan dapat menampilkan sisi lain Pulau Weh yang selama ini sangat terkenal dengan wisata baharinya.

Hasil karya para peserta yang menjadi juara  terlebih dahulu menjalani proses penjurian alot yang melibatkan tiga orang juri profesional dibidangnya, yaitu Davi Abdullah, Hotli Simanjuntak dan Step Vaessen.

Karya Felix Lewy asal Medan dengan judul “The Beautiful Sabang, Weh Island” keluar menjadi juara pertama dalam lomba video drone Sail Sabang kali ini. Di ikuti oleh Ricky Pratama dengan karya berjudul "The sound of nature” menjadi juara ke-dua. Disusul oleh Hendra Murdani dengan karya berjudul “Ceritaku Untukmu” menjadi juara ke-3.

Tiga juara harapan dimenangkan oleh Ferdi dengan judul “Sabang benar-benar Indonesia”, karya Suhiel, Ahmad Ariska, Syahrial dengan judul "Pesona Pulau Weh" serta karya Alsa Bario Rusman dengan judul “The Journey Starts From Here”.

Sementara untuk kategori foto drone yang menjadi juara pertama adalah Ahmad Ariska dengan judul “Pantai Iboih”, Juara 2 dengan judul “Transparent Beauty” karya Hermansyah, juara 3 dengan judul “Floating in the crystal water” karya Wahyu Hidayat.

Juara harapan dengan judul “Peraduan Mentari Nusantara di 0 Km Indonesia” karya Rizki Amharriansyah, “Sabang Touches The World” karya Irfandi serta karya Carey Nataliady peserta dari Jakarta.

Karya peserta yang dilombakan umumnya memiliki muatan yang sangat kuat akan potensi wisata yang ada di Pulau Weh dengan menampilkan gambar-gambar yang memukau sehingga para juri harus ekstra hati-hati untuk melakukan penilaian secara objektif.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa peserta yang ikut berkompetisi masih kurang memperhatikan persyaratan lomba yang telah ditetapkan sebelumnya. Misalnya mengirim hasil karya dengan kualitas dibawah full HD. 

Bebrapa aspek yang dinilai dari lomba video drone adalah ide cerita dan kesesuaian pesan yang di sampaikan, lokasi serta kesulitan proses pengambilan gambar, kesesuian ide cerita yang diangkat dengan tema, visualisasi dan teknik pengambilan gambar, penggunaan ilustrasi musik, natural sound atau voice over, teknik editing dalam penyusunan gambar dan suara.

Untuk lomba dengan kategori foto drone, yang menjadi aspek penilaiannya adalah teknis fotografi (tajam, terang, jelas), komposisi, kesesuaian dengan tema, estetika dan keunikan.

DAFTAR JUARA VIDEO DRONE
Juara 1 dengan judul “The beautiful Sabang, weh island”    karya Felix Lewy
Juara 2 dengan judul “The sound of nature” karya Ricky Pratama
Juara 3 dengan judul “Ceritaku untukmu” karya Hendra Murdani
Tiga juara harapan dengan judul “Sabang benar-benar Indonesia” karya Ferdi, “Pesona pulau weh” karya Suhiel, Ahmad Ariska, Syahrial serta video dengan judul “The Journey Starts From Here” karya Alsa Bario Rusman.

DAFTAR JUARA FOTO DRONE
Juara 1 dengan judul “Pantai Iboih” karya Ahmad Ariska
Juara 2 dengan judul “Transparent beauty” karya Hermansyah
Juara 3 dengan judul “Floating in the crystal water” karya Wahyu Hidayat
Tiga juara harapan masing-masing dengan judul “Peraduan Mentari Nusantara di 0 Km Indonesia” karya Rizki Amharriansyah, “Sabang Touches The World” karya Irfandi serta karya Carey Nataliady.

Saat ini keberadaan pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle yang lazim dikenal dengan sebutan drone telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk menikmati keindahan alam. Suguhan foto dan video dari udara telah menjadi sisi lain untuk menikmati sebuah destinasi.

Akhir kata, panitia dan para juri mengucapkan selamat kepada para juara. Semoga perlombaan ini menjadi semangat pemicu bagi para skygrapher untuk tetap berkarya dengan menghasilkan karya-karya yang dahsyat dalam mempromosikan pariwisata Aceh. [] TN-Red

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.