Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, TEXAS -- Seorang siswa Muslim berusia 6 tahun di Texas, Amerika Serikat (AS) dituduh gurunya sebagai teroris dan dilaporkan ke polisi. Guru tersebut mengklaim, bocah penyandang disabilitas itu mengucapkan kata “Allah” dan “bom” di kelas.

Sekolah Dasar (SD) C.J. Harris di Pearland, Texas, tempat belajar siswa 6 tahun yang dituduh gurunya sebagai teroris. (pearlandisd.org/sindonews.com)
Bocah Sekolah Dasar (SD) C.J. Harris di Pearland tersebut merupakan siswa penyandang Down Syndrome yang membuatnya kesulitan untuk berbicara.

Tuduhan dan laporan guru itu membuat orang tua siswa marah. Maher Suleiman, ayah bocah tersebut, menilai tuduhan tersebut tidak masuk akal.

”Itu tidak benar, dia sama sekali tidak berbicara,” kata Suleiman kepada media lokal KRIV. ”Dia membutuhkan perawatan setiap saat,” lanjut Suleiman mengacu pada anaknya yang kesulitan berbicara dan terhambat perkembangan intelektualnya.

”Ia (guru perempuan) mengklaim dia seorang teroris,” kata Suleiman. “Ini sangat bodoh, ini  diskriminasi. Sebenarnya, ini bukan diskriminasi secara tersirat, ini diskriminasi yan gsebenarnya.”

Tuduhan guru itu memicu polisi meluncurkan penyelidikan. Namun, setelah ditinjau ulang, kasus ini diselidiki pihak Child Protective Services (Layanan Perlindungan Anak).

”Tiga sampai empat minggu terakhir ini adalah yang terberat dalam hidup saya,” keluh Suleiman. ”Istri dan anak-anak saya menangis beberapa hari yang lalu dan saya mengatakan semuanya baik-baik saja,” imbuh dia, yang dikutip Minggu (3/12/2017).

Seorang juru bicara pihak sekolah mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengungkap identitas tentang siswa cilik itu karena dilindungi undang-undang privasi. [] sindonews.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.