Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Dari 36 peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Aceh Tamiang, 3 di antaranya diitengarai lulus juga, dalam seleksi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial Republik Indonesia Tahun 2017 sebagai tenaga pendamping sosial PKH untuk Kabupaten Aceh Tamiang.


Foto : ILustrasi
Berdasarkan Pengumuman yang di keluarkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia nomor : 19/LIS.J5K.TU.PANSEL/11/2017, pada tanggal 30 November 2017 tentang kelululsan akhir seleksi SDM pelaksana program PKH dan bantuan non tunai, dari 39 peserta yang lulus sebagai tenaga pedamping sosial PKH untuk kabupaten Aceh Tamiang, 3 orang tersebut terlebih dahulu di umumkan lulus dalam seleksi rekrutmen Panwascam beberapa waktu lalu.

Ketiga orang itu adalah SJ yang lulus sebagai Panwascam kecamatan Tamiang Hulu, MZ yang lulus sebagai Panwascam kecamatan Bendahara dan IP, yang lulus sebagai Panwascam kecamatan Karang Baru.

Ketua Panwaslu Kabupaten Aceh Tamiang Fery Irawan Nasution, SH yang dikonfirmasi TamiangNews terkait ini, membenarkan bahwa ketiga orang yang sudah lulus dalam seleksi perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), juga di nyatakan lulus dalam seleksi pedamping sosial PKH untuk kabupaten Aceh Tamiang.

"Pihaknya sudah memanggil ketiga orang tersebut, yakni SJ, MZ dan IP, untuk dimintai klarifikasi terkait hal ini. Dalam klarifikasi awal mereka mengatakan akan menentukan sikap terkait ini, dan keputusan sikap mereka akan disampaikan langsung kepada Panwaslu Aceh Tamiang," kata ketua Panwaslu Aceh Tamiang Ferry Irawan.

Fery menambahkan, jika ketiga orang tersebut belum menentukan sikap sampai detik-detik pelantikan maka ketiga orang tersebut akan tetap di lantik menjadi anggota panwascam. Tapi jika mereka bertiga, lebih memilih sebagai tenaga pedamping sosial PKH maka peringkat yang di bawahnya naik, yang akan menggantikan posisi mereka.

"Jika mereka bertiga memilih PKH, maka mereka harus mengajukan surat pengunduran diri dari calon terpilih. Karena saat ini mereka belum bagian dari Panwaslu Aceh Tamiang, bukan PAW namanya.Tapi peringkat di bawahnya langsung naik untuk di lantik menjadi anggota Panwascam menggantikan mereka," katanya.

Sementara itu mantan komisioner Panwaslu Bidang Investigasi dan penindakan tahun 2004, Muhammad Hanafiah yang dikonfirmasi TamiangNews,terkait ini mengatakan bagi peserta yang dinyatakan lulus lalu mengundurkan diri dari panwascam karena memilih intansi lain yang honornya lebih tinggi, perlu di laporkan ke aparat hukum dalam kasus perbuatan tidak menyenangkan. 

"Karena yang bersangkutan sudah merugikan peserta lain yang tidak lulus panwascam dan telah merugikan Panwaslu Kabupaten Aceh Tamiang, maka yang bersangkutan harus di laporkan ke aparat penegak hukum," ujar Muhammad Hanafiah.[] Hendra Vramenia (TN-W004).

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.