TamiangNews.com, BANDAR PUSAKA -- Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran ulang terhadap PT. Perkebunan Negara (PTPN) 1 yang melakukan perpanjangan izin Hak Guna Usaha(HGU)- nya yang akan habis pada tahun 2019 nanti, Selasa (5/12). 
Foto :Ilustrasi
Di sejumlah wilayah di Aceh Tamiang proses perpanjangan HGU menuai banyak cerita, pun demikian dengan wilayah Bandar Pusaka. Seluruh datok penghulu kecamatan ini menolak menandatangani surat sebagai saksi pengukuran lahan. Dalam pers releasenya para datok penghulu yang berada dalam wilayah lahan Guna usaha menyampaikan alasan penolakan tersebut.

"Kami bukan tidak mau tanda tangan. Kami butuh kejelasan dari BPN dan PTPN 1 terkait tapal batas untuk menghindari konflik masyarakat dengan perusahaan. Kalau kami asal tanda tangan bisa-bisa  menjadi korban; disalahkan masyarakat dan dituduh macam-macam. Kami berharap BPN maupun PTPN 1 memberikan informasi yang jelas sejelas jelasnya kepada kami, nanti kita bermusyawarah. Buat tanda tangan itu gampang,kalau semua nya jelas akan kami tandatangani" ujar Paimin,datok kampung Babo yang menjadi salah satu wilayah PTPN 1 beroperasi", ujar para datok penghulu dalam releasenya.

Suhardi selaku datok penggulu Kampung Batu Bedulang menuturkan, "Kami meminta kepada pemerintah untuk mengeluarkan perumahan warga yang selama ini masuk dalam wilayah HGU PTPN 1. Sejak banjir bandang 2006 kami dianggap menumpang di HGU PTPN 1. Walau menurut tetua lokasi yang mereka gunakan dulunya merupakan perkebunan masyarakat", ujarnya.

Selain tapal batas, para datok yang tergabung dalam Asosiasi Datok Penghulu Bandar Pusaka juga mempertanyakan tentang CSR perusahaan yang sama sekali tidak pernah disosialisasikan dan dirasakan ke kampung. Terkhusus untuk daerah yang berbatasan langsung dengan PTPN 1.

"Masa perusahaan negara CSR -nya kok gak jelas", protes Edy Suryono selaku Ketua Asosiasi Datok Penghulu Bandar Pusaka.

Juga untuk penerimaan karyawan, "Warga kami yang bekerja disana posisi nya tidak jelas, gaji dibawah UMK dan tidak punya BPJS ketenagakerjaaan.." tambah Suhardi.

Selama ini kawasan HGU PTPN 1 di wilayah kecamatan Bandar Pusaka  secara administratif masuk di 5 kampung : Kampung Babo, Batu Bedulang, Cempa, Bengkelang dan Pengidam. [] TN-W014

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.