TamiangNews.com, TANA PASE -- Nasib tragis dialami Sattinah (42), perempuan warga Desa Sebakung, Kecamatan Long Kali, Tana Paser, Kaltim.

Foto : Ilustrasi
Dia harus terbaring lemah dan memperoleh perawatan setelah diterkam buaya sesaat usai buang hajat di sungai sekitar rumahnya pada Minggu (24/12).

Perempuan tersebut mengalami dua bekas luka robek pada bagian bokong dengan panjang 15 sentimeter (cm) dan lebar luka 2 cm.

Kejadiannya bermula saat korban ingin mengambil air di pinggir sungai yang berjarak 50 meter dari rumahnya untuk buang air besar di jamban.

Setelah selesai dan hendak membersihkan diri, tiba-tiba korban terkejut karena gigi runcing buaya itu sudah tertancap di bokongnya hingga terjatuh ke sungai.

Untungnya si buaya melepaskan gigitan hingga Sattinah dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pinggir sungai dalam kondisi lemah.

Mendengar permintaan tolong ibunya, Maryansyah (27), anak pertama korban, langsung berlari dan memberikan pertolongan.

“Pihak keluarga langsung membawa korban ke Puskesmas Long Kali untuk memperoleh pertolongan pertama. Korban dirujuk ke RSUD Panglima Sebaya untuk mendapatkan pengobatan karena lukanya cukup parah,” ungkap Kapolsek Long Kali AKP Danang Aries Susanto.

Menurut keluarga serta warga setempat, buaya yang menggigit Sattinah kerap kali menampakkan diri di lokasi kejadian.

Kapolsek rutin mengimbau warga agar berhati-hati. Terutama saat air sungai meninggi atau banjir, karena hewan predator itu dapat kapan saja menyerang.

Sementara setelah luka parah yang dialami, kini korban dirujuk langsung ke Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan untuk dirawat lebih intensif setelah kabar sebelumnya menyebutkan dia dibawa ke RSUD Panglima Sebaya Paser.

“Tidak sempat dirawat di sini, infonya korban langsung dirujuk ke Balikpapan,” ujar Kasie Asuhan Mutu dan Pelayanan Keperawatan RSUD Panglima Sebaya Paser Masitah Latief. [] jpnn.com

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.