Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Banjir yang melanda beberapa desa di Kabupaten Aceh Tamiang Bukan hanya menggenangi jalan dan rumah di sekitar daerah pedesaan dan Kecamatan, tetapi banjir juga merendam sawah-sawah yang berada di beberapa desa termasuk sawah yang berada Kampung Bundar Kecamatan Karang Baru.


Aliran air kiriman dari kecamatan Tamiang Hulu dan bandar pusaka memang belum sempat menggenangi rumah yang berada di sekitar kampung yang berada di pinggiran kota kuala simpang ini tetapi air yang diduga mengalir dari luapan sungai tamiang sempat menggenangi sedikitnya 12 hektare sawah yang berada di Desa Bundar ini.

Genangan air yang terus bertambah tinggi membuat pemilik sawah-sawah yang terendam itu terancam gagal panen.Hal tersebut diungkapkan Iwan (40), warga Bundar, ketika ditemui TamiangNews.com di lokasi persawahan.

"Saat ini ada 12 hektare sawah terendam, termasuk sawah milik ibu saya dan sekarang air sudah mulai surut tetapi hasil kerja kita kali ini gagal karena padi nya pada mati di tambah lagi hama setelah banjir, Padahal padi saat ini merupakan kondisi puncak karena padi sedang bagus-bagusnya", ujarnya.

Iwan dan para petani lain yang sawahnya tergenang pun kini terpaksa harus menghadapi ancaman gagal panen akibat padinya tak bisa berkembang dengan baik.

Iwan pun berharap sungai dapat kembali seperti semula agar kondisi kembali membaik dan diharapkan kepada pemerintah juga harus memerhatikan kondisi masyarakat apabila gagal panen seperti ini, apa yang harus di lakukan agar kerugian masyarakat seperti ini tidak terulang kembali. [] TN-W008 

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.