Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, RANTAU -- Satuan Tugas Search and Rescue (SAR) Kabupaten Aceh Tamiang Sabtu (25/11) kembali melakukan pembersihan sampah yang tertahan di tiang Jembatan Kuning Rantau. Sampah yang tersangkut tersebut dibawa air yang meluap di Sungai Tamiang yang terjadi sejak beberapa hari ini.


"Pasukan Orange" dibawah komando Saiful Syahputra alias Wak Keng diterjunkan ke lokasi pada Sabtu  (25/11)sekitar pukul 09.00 Wib.

Dengan menggunakan satu unit mesin sinso dan satu unit perahu karet milik tim SAR Aceh Tamiang, semua anggota Tim yang berpakaian orange tak kenal lelah memberisihkan sampah-sampah yang tersangkut tiang jembatan.

Kegiatan pembersihan itu sendiri berlangsung satu hari penuh sampai sore hari, diperkirakan puluhan ton sampah berupa ranting-ranting kayu dan sisa-sisa tumbuhan berhasil ditarik dan dihanyutkan menuju hilir Sungai Tamiang.

"Kalau tidak cepat dibersihkan, sampah-sampah ini bisa menimbulkan bahaya bagi tiang jembatan, karena tidak kuat menahan beban sampah yang semakin lama semakin menumpuk", ujar Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang Saiful Syahputra kepada TamiangNews.com via Whatshapp.

Menurut Wak Keng sapaan akrab untuk Saiful Syahputra, adapun  penyebab penumpukan kayu tersebut karena kiriman air hujan dari wilayah hulu yang curah hujan tinggi. "Adapun terlaksananya kegiatan init atas koordinasi Kapolsek Bendahara dengan Tim SAR Aceh Tamiang", ujar Saiful Syahputra.

Kegiatan pembersihan sampah di jembatan kuning tersebut turut dihadirioleh Camat Rantau, Camat  Bendahara, Kapolsek Bendahara, BPBD Aceh Tamiang, Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang, Datok  Penghulu Alur Manis, Mukim Rantau, para staf kantor Camatan Rantau, personil Polsek Bendahara, dan seluruh staf satgas SAR Aceh Tamiang. [] TN-W001

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.