Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- -- Petugas Lantamal I Belawan bersama TNI AL berhasil menangkap 2 kapal bermuatan barang ilegal, Kapal Kargo Kayu  dengan nama KM Bintang Timur GT 60 dengan Nomor 275/QQD yang bermuatan beras ketan ditangkap di perairan Muara Sungai Air Masin Kampung Airmasin Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang dan Kapal KM Usaha Nelayan GT 5 Nomor 2013 phb S7 yang bermuatan Ballpress yang ditangkap di perairan Tanjung Balai Minggu (05/11).



Penangkapan terhadap Kapal KM Bintang Timur ini berawal dari tim WFQR I KOARMABAR yang mendapat laporan ada kapal yang akan membawa barang ilegal dari thailand. Sehingga  tim WFQR I Koarmabar membentuk 3 tim untuk bergerak ke daerah tugas masing masing. Dan pada hari Sabtu sekira pukul 23.00 WIB, Tim 3 yang berada di sekitar perairan Air Masin melihat siluet 3 kapal kargo kayu sedang berlayar menuju Kuala Sungai Air Masin, kemudian tim 3 berkoordinasi dengan Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Siba II-1-65, demikian dikatakan Kadispen Lamtamal I Mayor (Mar) Jayusman, SH dalam rilis yang diterima TamiangNews.com, Senin (06/11).

Menurutnya, sekitar pukul 23.30 KAL Pulau Siba II-1-65 bersama Tim WFQR I KOARMABAR melaksanakan pengejaran terhadap 3 kapal Kargo kayu yang salah satu kapal kargo kayu tersebut melakukan manuver yang membahayakan, sehingga diberikan tembakan peringatan, dan akhirnya kapal yg diketahui bernama KM Bintang Timur ini mematikan mesin kapalnya dan tim WFQR I Koarmabar melaksanakan pemeriksaan terhadap KM Bintang Timur .

Masih menurut Kadispen Lamtamal I Mayor (Mar) Jayusman SH, dari hasil pemeriksaan terhadap  KM Bintang Timur diperoleh keterangan  bahwa kapal tersebut sudah berada di Pelabuhan Satun Thailand kurang lebih 26 hari dan berangkat dari pelabuhan Satun Thailand menuju Kuala Air Masin hari Jumat (03/11) dengan muatan barang ilegal kurang lebih 60 ton beras ketan, 4 karung pupuk serta 7 ABK, masing-masing berinisial ES (34), AE (35), Sel (44), Suh (36), AK (44), AH (20) dan Mis (42).

Sedangkan untuk Nahkoda Kapal  yang diketahui berinisial N melarikan diri dengan cara melompat ke laut saat dilaksanakan penangkapan, selanjutnya KM Bintang Timur di Kawal KAL Pulau Siba II-1-65 menuju ke dermaga mako Lantamal I untuk diproses lebih lanjut.

Kapal Pembawa Ballpress Diamankan

Sementara di tempat yang berbeda, Tim WFQR I KOARMABAR juga berhasil menangkap Kapal Usaha Nelayan di perairan Tanjung Balai Asahan. Kebersihasilan penangkapan ini atas dasar adanya laporan intelijen bahwa akan ada kapal yang masuk dari Port Klang Malaysia bermuatan barang ilegal.

Tim WFQRI Koarmabar pada Sabtu (04/11) sekitar pukul 19.00 wib berkoordinasi dengan Danlanal TBA  Letkol Laut (P) Bagus Badari Amarullah SE untuk melaksanakan patroli terbatas dengan diperkuat unsur Lantamal I dan Guskamlabar.

Dan sekitar pukul 03.00 wib  dini hari Tim WFQR I Koarmabar dan Patkamla TBA II-1-161 mencurigai sebuah kapal yg melintas di Sungai Bagan Asahan dan dilakukan pengejaran, setelah dilakukan pengejaran Tim WFQR I koarmabar dan Patkamla II-1-161, berhasil mengehentikan kapal tersebut dan dilakukan pengecekan awal.

Dari hasil pemeriksaan awal  ternyata kapal tersebut bernama Kapal Usaha Nelayan yang bermuatan 50 ballpress, setelah dilakukan pengecekan kapal yang dinahkodai Hendrik dan Jamal sebagai KKM, serta rahmad sebagai ABK  diserahkan ke KRI Lepu- 861 untuk di bawa ke Mako Lantamal I untuk proses lebih lanjut, ujar
Kadispen Lamtamal I. [] TN-Red

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.