Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Permasalahan di bidang lalu-lintas tidak bisa diabaikan begitu saja, karena menyangkut masalah publik sebagai pengguna sarana dan prasarana jalan. Untuk itu perlu usaha untuk dapat terus menekan angka korban jiwa akibat kecelakaan lalu-lintas.


Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasatlantas Kabupaten Aceh Tamiang AKP Dede Kurniawan kepada TamiangNews.com Rabu (15/11) mengatakan, Lakalantas yang terjadi selama Operasi Zebra Musim 2017 ini mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2016 dengan jumlah yang sama yaitu 2 Kasus tetapi jumlah korban yang berbeda. 

Menurutnya, jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 2 orang di tahun 2016 dan 1 orang di tahun 2017. Sementara korban  laka-lantas yang mengalami luka ringan tahun 2017 sejumlah 2 orang,  mengalami penurunan bila dibandingkan di tahun 2016 yang berjumlah 5 orang.

Lebih lanjut dikatakan, bila dilihat dari sisi keaktifan dalam penindakan pelanggaran lalu lintas, pelaksanaan Operasi Zebra 2017 sejumlah 914 perkara dengan E-tilang, hal ini lebih aktif bila dibandingkan dengan pelaksanaan operasi Zebra 2016 dengan jumlah pelanggaran sebanyak 213 yang ditilang.

Diadakan program E-tilang pada Satlantas pada tahun ini secara keseluruhan untuk E-tilang meningkat tajam dengan jenis pelanggaran sebanyak 355 perkara Helm, 1 melawan arus, 342 perkara kelengkapan surat-surat dan 220 kelengkapan kenderaan.

"Adapun kenderaan yang terlibat pada saat penilangan 893 sepeda motor, 18 mobil penumpang, 3 mobil bus dan beberapa barang yang di sita  Satlantas Aceh Tamiang diantaranya 128 SIM, 398 STNK dan 388 kenderaan", ujar Kasatlantas.

Pada saat Operasi Zebra 2017 dilaksanakan selama 14 hari terhitung 1November sampai 14 November 2017 lebih mengutamakan pada upaya penegakan hukum yang menghasilkan efek deterent (pencegah) sehingga berdampak menurunnya kejadian laka-lantas dengan tingkat fatalitas yang tinggi.

Dalam pelaksanaan operasi zebra 2017 kali ini juga Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasatlantas AKP Dede kurniawan harus mempedomani tahapan-tahapannya mulai dari tahap sosialisasi, penindakan, konsolidasi dan analisa evaluasi, sehingga gejolak masyarakat yang terjadi akibat ekses dari penindakan dapat diminimalisir. [] TN-W008

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.