Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH -- Sejak  tahun 2013 Polda Aceh meluncurkan Program Unggulan untuk pembelajaran masyarakat dengan kordinator kegiatan AKBP. H. Adnan sesuai keahliannya untuk merepet (Meu-pep-pep) terkesan cerewet disepanjang jalan dalam Kota Banda Aceh, sehingga sejak itulah nama AKBP. H. Adnan terkenal diseluruh Nusantara dengan gelar” Tokoh Meupeppep Aceh“.



Adnan salah seorang polisi Polda Aceh yang setiap harinya dilingkungan masyarakat baik diwarung kopi maupun dijalan selalu memperingatkan masyarakat untuk selalu taat hukum, tidak hukum berlalulintas tapi juga hukum pelanggaran Syariat Islam kerap kali beliau juga sampaikan dalam repetannya.

Adnan setiap hari dari pukul 07.00 wib telah berada dijalan sampai pukul 22.00 WIB masih terlihat menjalankan Program Meupeppep, percis seperti matahari terbit tepat waktu tiada hari tanpa Meupeppep.

Ini dilakuknnya hanya untuk menurunkan angka kecelakaan dan angka pelanggaran  tanpa pernah menindak dengan tilang, namun adnan tetap menegur para pelanggar karena hal inilah menimbulkan simpatik masyarakat sehingga mendapat legitimasi masyarakat menjadikan “polisi idaman masyarakat”.

Padahal H. Adnan ini adalah seorang Ajun Komisaris Besar Polisi selaku Kasubditbin gakkum lalulintas Polda Aceh setiap hari melaksanakan patroli untuk menegur para pelanggar dengan gaya berimprovisasi secara kocak sambil menyindir pelanggar tanpa melakukan penindakan tilang.

Sebelum memilih cara ini Adnan telah berkonsultasi dengan dosen dosen unsyiah untuk meminta saran cara sosialisasi yang dapat menyentuh perasaan pelanggar untuk memahami pentingnya kepatuhan dijalan untuk menciptakan keselamatan pengguna jalan. 

Gaya khas yang dilakoni adnan mampu menimbulkan rasa malu bila melanggar aturan lalulintas, gaya inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat di seluruh Kabupaten Kota dalam Provinsi Aceh.

Terlebih lagi pesan pesan yang disampaikan adnan mudah dicerna oleh masyarakat bahkan pengguna jalan ketawa begitu mendengar ocehan Adnan melalui pengeras suara yang terpasang dimobil patroli meupeppep.

Gaya khas Adnan  dengan menggunakan bahasa Aceh membuat dirinya dekat dengan masyarakat, Adnan menegur semua pelanggar tanpa peduli siapapun sehingga begitu lewat mobil Meupeppep dengan spontan masyarakat berteriak nyan nyan  bahkan ketika melintas depan sekolah dasar langsung anak anak memberi.penghormatan kepada adnan sambil berteriak nyan polisi meupeppep. [] TNI.007.

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.