Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SPORTS -- PSPS Riau sangat kecewa dengan kinerja wasit ketika menghadapi PSIS Semarang di babak 8 besar Liga 2, Selasa (21/11). Buntut dari kekecewaan itu, mereka mengancam akan pindah ke Liga Malaysia atau ke Singapura.


Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api tersebut, PSPS mendapat hasil imbang 1-1. Hasil itu membuat mereka tak lolos ke semi final karena hanya sampai di peringkat tiga klasemen Grup Y.

PSPS merasa dirugikan dalam pertandingan ini. Wasit Saepudin yang menjadi hakim lapangan dinilai tak adil.

Di akhir pertandingan, PSPS merasa pantas mendapat hadiah penalti. Namun wasit tak menuruti permintaan itu.

Para pemain kemudian melakukan protes pada wasit. Namun kemudian, sambil berlari, wasit menutup pertandingan ketika waktu masih tersisa beberapa menit.  Sontak, para pemain mengejar wasit sampai di pinggir lapangan hingga petugas keamanan bertindak untuk memberikan perlindungan.

Usai pertandingan, asisten manajer PSPS, Alsistra, mengaku kecewa dengan keputusan wasit. Ia mempertanyakan keputusan itu.

Ia menyatakan akan mengajukan protes langsung pada PSSI terkait masalah wasit ini. Jika tak mendapat tanggapan, PSPS tak segan pindah ke liga lain, di Malaysia atau di Singapura.

"Kami akan langsung layangkan protes. Kami terima kalau terhormat. Riau ini dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kami akan pindah ke Liga Malaysia atau Singapura kalau tidak digubris PSSI," ancamnya. [] Bola.net

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.