Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, KARANG BARU -- Dari 377 peserta yang lulus seleksi tahapan administrasi untuk perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Aceh Tamiang, beberapa di antaranya diitengarai bekerja sebagai pendamping desa di wilayah kerja Kabupaten Aceh Tamiang.

Foto : Ilustrasi

Berdasarkan data yang dihimpun TamiangNews dari berbagai sumber, dari 377 peserta yang lulus seleksi tahapan administrasi tercatat 3 orang Pedamping Lokal Desa (PLD) yang bertugas di wilayah kerja Kabupaten Aceh Tamiang ikut mendaftar Panwascam di kecamatan Bandar Pusaka, Kota Kuala Simpang dan kecamatan Bendahara.

Ketiga PLD tersebut yakni Samsul Bahri yang bertugas sebagai PLD kampung Pengidam, Bengkelang dan Batu Bedulang, ikut mendaftar sebagai Panwascam kecamatan Bandar Pusaka, Joko Hadi yang bertugas sebagai PLD kampung Sriwijaya, Perdamaian dan kampung Kota Lintang, ikut mendaftar sebagai Panwascam kecamatan Kota Kuala Simpang dan Habidun Makmur yang bertugas sebagai PLD kampung Matang Tepah, Seneubok Dalam Upah, Raja dan kampung Upah, ikut mendaftar sebagai Panwascam kecamatan Bendahara.

Ketua Panwaslu Aceh Tamiang Ferry Irawan Nasution,SH yang dikonfirmasi TamiangNews terkait ini mengatakan dalam rekrutmen panwascam, bersifat terbuka atau siapa saja mempunyai hak karena tidak ada larangan dalam undang-undang. Baik itu PNS/THL, maupun karyawan BUMN/BUMD.

"Pihaknya memperbolehkan siapapun yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai Panwascam, tetapi bagi calon anggota panwascam yang lulus seleksi adminitrasi dan sedang menduduki jabatan politik, jabatan pemerintah, BUMN, BUMD, tenaga kontrak, Datok Penghulu, Sekdes, P3MD, PKH, TKSK atau memiliki ikatan kerja dengan suatu lembaga agar menyertakan surat pemberhentian dari lembaga atau intansi terkait pada saat tes wawancara atau bagi yang lulus ujian tertulis ," ungkap Ferry.

Sementara itu Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab.Aceh Tamiang  Afifuddin,ST yang dikonfirmasi TamiangNews membenarkan ketiga orang tersebut saat ini bertugas sebagai tenaga pendamping lokal desa di wilayah kerja Kabupaten Aceh Tamiang.

"Tadi,pihaknya langsung menelepon yang bersangkutan dan ketiga orang tersebut akan mundur dalam seleksi rekrutmen panwascam. 

Besok, persoalan ini juga akan kita bahas dalam rakor PLD yang dilaksanakan di aula kantor camat Sekrak ,"ungkap Afifuddin. [] TN-W004

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.