Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, BANDA ACEH - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menahan enam tersangka korupsi pada proyek pembangunan jalan Semadam Pulau Tiga Seksi II Kabupaten Aceh Tamiang yang bersumber dari dana APBN 2015.

Foto : Ajnn.net
Enam tersangka tersebut ditahan setelah melalui pemeriksaan di Kejati Aceh di Banda Aceh. Enam tersangka korupsi itu dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Kahju, Aceh Besar, Senin (27/11).

Keenam tersangka tersebut yakni Edy Novia selaku pelaksana tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tamiang, Rahmat selaku PPTK, Zarkasi sebagai Direktur PT.Arifa Sentosa, M.Ziki selaku pelaksana dan Edy Sentosa Direktur CV Dimensi Konsultan.

Kejati Aceh Chaerul Amir mengatakan kasus dugaan korupsi yang melibatkan enam tersangka terlibat dalam pembangunan jalan dengan nilai kontrak Rp 22,8 milliar. Dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga mengalami kerugian negara sebesar Rp 3,6 milliar.

"Dari hasil audit BPKP Aceh ada kerugian negara dalam pengerjaan jalan tersebut," katanya.

Ia juga menyebutkan saat proses penyidikan, para tersangka telah mengembalikan uang sebesar Rp 490 juta dan saat ini telah disita penyidik kejaksaan.

"Penyidikannya dimulai pada Mei 2017 lalu dan mereka telah mengembalikan sebagian uang tersebut. Tim penyidik juga telah mengamankan sejumlah dokumen," ujarnya.

Penahanan terhadap keenam tersangka tersebut, kata Kajati Aceh dilakukan agar mempermudah proses penyidikan dan tidak menghilangkan alat bukti.

"Penahanan tersangka akan kita lakukan paling cepat 20 hari dan akan segera dilimpahkan ke pengadilan," ungkapnya. [] Ajnn.net

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.