Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, DUNIA ISLAM -- Manuasia tidak bisa hidup sendiri. Manusia butuh sahabat, sebab kehadiran sahabat dapat menjadi tempat berbagi suka dan duka.

Sahabat bagi seorang muslim amatlah penting, sebab Rasulullah SAW saja memiliki sahabat yang sangat setia selama hidupnya. Rasulullah SAW memiliki banyak sahabat, namun sahabat yang paling banyak dikenal, diceritakan, dan setia adalah Abu Bakar as Sidiq, Umar bin Khotob, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Tholib.

Dalam perkara memilih sahabat, Islam sangat peduli dan mengatur umatnya. Sebab, menurut Rasulullah SAW, cerminan kepribadian seseorang tercermin dari siapa sahabat-sahabatnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman". (HR. Abu Dawud : 4833 dan at-Tirmidzi : 2378).

Berdasarkan hadits tersebut, maka sudah sepantasnya, seorang muslim memilih sahabat yang baik. Maka inilah kriteria dalam memilih sahabat menurut Alquran dan hadits.

Menjaga ucapannya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Mukmin yang paling sempurna imannya adalah mukmin yang paling baik akhlaknya." (HR. Abu Dawud :4682 dan at-Tirmidzi :1163).

Seorang muslim diperintahkan untuk menjaga perbuatan dan perkatan. Dalam berkata, diperintahkan bicara yang baik dan tidak membiacara aib orang lain atau bergosip (ghibah). Orang yang ghibah diibaratkan sebagai orang yang tega memakan daging (bangkai) saudaranya.

Rajin ibadah dan tidak berbuat maksiat

Allah Azza wa Jalla berfirman yang artinya,

"Sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang berdoa kepada Allah, pada waktu pagi dan petang, (yang mereka itu) menginginkan wajah-Nya (QS. Al-Kahfi : 28).

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini yaitu, “Duduklah bersama orang-orang yang mengingat Allâh, senang berdzikir dan memohon pada-Nya di waktu pagi dan petang di antara hamba-hamba Allâh, baik mereka itu orang-orang miskin atau orang-orang kaya, baik mereka itu orang-orang kuat maupun orang-orang yang lemah."

Menyayangi sahabatnya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

"Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sampai dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri." (HR. al-Bukhari :13, Muslim : 40). [] okezone, foto : ilustrasi

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.