Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, LANGSA -- Pembangunan lanjutan Jalan Tgk. Chik Ditunong Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota Pemko Langsa Nomor Kontrak 02/SPK/620/OTSUS-PML/BM/2017 dengan Nilai Kontrak Rp. 885.000.000,- Sumber dana OTSUS yang di kerjakan oleh Pelaksana CV.RAWA BANGUN. Diduga tidak memiliki Surat Gradasi Base Cours dari tim Di PIXLE LAB manapun.

Ketika pengawas lapangan M. Nur yang selalu disapa Cik Nun ditanya media ini Sabtu (14/10) tentang surat GRADASI Base Cours apa ada sama bapak, pihaknya menjawab ada di Kantor dan tidak mungkin saya bawa-bawa surat itu.

“Kemudian media ini menanyakan lagi, kalau begitu kita ke-Kantor Bapak untuk melihat surat itu benar ada atau tidak, M. Nur mengatakan saya masih kerja nanti kalau sudah saya pulang ke-kantor kita lihat, dan dirinya mengatakan dengan media ini, abang seperti orang LAB aja, langsung pihak Media ini mengatakan kalau saya lebih dari orang LAB, maka sampai saat berita ini ditayangkan, M.NUR tidak dapat menunjukan surat GRADASI Base Cours tersebut, sehingga dapat diduga proyek dimaksud melakukan pencurian mutu”.

Untuk itu, pengendalian mutu adalah suatu proses kontrol dari mulai penyiapan bahan baku menjadi bahan olahan (proses pengolahan) dan menjadi bahan jadi.

Pengendalian mutu merupakan salah faktor penting yang dapat memberikan informasi sebagai tolok ukur, apakah barang jadi ini sudah sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam setiap pekerjaan jalan selalu dilakukan kegiatan pengendalian mutu material, dalam hal ini khususnya material agregat kelas A dan kelas B, yang apakah sudah memenuhi syarat
spesifikasi yang telah ditentukan.

Ada beberapa pemeriksaan laboratorium yang perlu dikerjakan untuk mengetahui mutu agregat kelas A dan kelas B, yaitu Atterberg (pemeriksaan konsistensi tanah), percobaan pemadatan, CBR (California Bearing Ratio), dan terakhir pemeriksaan lapangan dengan metode sand cone test.

Tujuan dari pengendalian mutu agregat kelas A dan Kelas B pada Pekerjaan Jalan mengetahui apakah kepadatan LPA dan LPB di lapangan sudah sesuai dengan kepadatan yang dimaksud dalam spesifikasi.

Dalam hal ini memberi batasan permasalahan pengendalian mutu, maka semua itu perlu surat Gradasi Base Cours dari tim ahli DI PIXLE LAB yang mengeluarkannya.

Sementara itu, Ketua DPC LSM PERINTIS Kota Langsa Zulpadli mengatakan kepada awak media ini, seandainya memang surat GRADASI Base Cours itu ada diberitahukan saja dengan awak media, karena semua itu adalah keterbukaan untuk publik, bukan artinya untuk di sembunyikan, paparnya. [] Suharto Sembiring

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.