Dilihat 0 kali

TamiangNews.com, SABANG -- Pusat Kajian dan Pendidikan serta Aparatur IV, Lembaga Administrasi Negara, melaksanakan kegiatan tahapan Design Advokasi Laboratorium Inovasi Kota Sabang, bekerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Sabang dengan pusat kajian dan pendidikan serta aparatur IV, Lembaga Administrasi Negara.

Acara tersebut dihadiri Sekdako Sabang Sofyan Adam, SH, Kepala Bappeda Kota Sabang Ir.Anas Fahruddin, Kepala Kesbangpol T.M. Firmansyah, SH.MH, Sekwan DPRK Sabang Ir.Saifullah, PKP2 IV Wilayah Sumatera Ir. Faizal Adriansyah, M.Si, Staf Ahli Pemko Sabang Ir. Sarbini dan para SKPK Pemko Sabang, Senin (23/10)

Kepala PKP2 IV Wilayah Sumatera Bpk. Ir. Faizal Adriansyah, M.Si, mengatakan Pemerintah telah menjamin tumbuhnya inovasi dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) yang tertuang Undang-Undang Nomor. 23 tahun 2014 dalam Bab XII tentang inovasi daerah, RPJMN 2014-2019 yang menyebutkan kata inovasi sampai 131 kali, perubahan strategi nasional dari komporatif menjadi kompetitif. Dan berbagai instruksi Presiden untuk berinovasi., katanya.

Dijelaskan, dalam pengembangan inovasi administrasi negara LAN telah menyusun roadmap inovasi dari tahun 2014-2022. Generasi 1,Innovation Laboratory, Generasi 2,Street Level Innovation, Generasi 3,Corporation Supported Innovation dan generasi ke 4 Community Base innovation.

Kota Sabang menjadi Pemerintah daerah kedua di Aceh yang menjadi laboratorium innovasi. Kota Sabang menjadi Pemda pertama di Aceh yang menjalankan tahapan desain innovasi. Hal ini menandakan bahwa Kota Sabang mampu berlari lebih cepat.

"Sabang merupakan daerah yang keenam setelah Kabupaten. Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Barat Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung, dan Kabupateb Aceh Tamiang Provinsi Aceh"., jelasnya.

Untuk itu, kami mengucapkan selamat serta apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Pemko Sabang yang kini telah terjalin kerja sama dengan PKP2., ucap Faizal Adriansyah.

Sementara itu, Sekdako Sabang Sofyan Adam, SH, mengatakan tahun 2013 lalu saat pelaksanaan PKA yang ke - 6 dilaksanakan, Pemko Sabang meminta agar pada pidato pembuakaan Gubernur Aceh saat itu dan bapak Presiden, agar disebutkan Sabang merupakan destinasi wisata Nasional dan Internasional agar menjadi modal bagi Sabang sebagai innovasi untuk pelaksanaan event-event kegiatan Pariwisata di Sabang.

Maka dengan pidato bapak Presiden tersebut sehingga Sabang bisa ada jadwal penerbangan Pesawat Lion Air dan Garuda, juga ada akses yang luas untuk masuk ke objek Kilo Meter Nol Indonesia, dengan dipelebaran jalan masuk kesana ke tugu tersebut.

Sejak itu pula hingga sekarang banyak event atau kongres yang dilakukan di Sabang. Dan juga peningkatan turis yang berkunjung ke Sabang terus miningkat., kata Sofyan Adam. [] Nono Tarigan

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.